EKS karyawan PTPN I Aceh berunjukrasa mendesak direksi untuk memenuhi hak mereka, Rabu (11/3). Rakyat Aceh/Ray Iskandar

LANGSA (RA) – Ratusan eks karyawan PTPN I Aceh mendatangi DPRK Langsa untuk mengadukan nasib mereka kepada para wakil rakyat, Rabu (11/3). Aksi para pensiunan ini mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Langsa.

Dalam aksinya, mereka mengusung berbagai poster dan spanduk bertuliskan nada kecaman kepada jajaran direksi PTPN I Aceh.

Kedatangan ratusan pensiunan tersebut disambut Ketua DPRK Langsa, Zulkifli Latif dan beberapa anggota dewan lainnya.

Dihadapan para peserta aksi, Ketua DPRK Langsa, Zulkifli Latif berjanji akan menindaklanjuti keluhan para eks karyawan. Bahkan menyampaikan akan segera memanggil jajaran Direksi PTPN I Aceh.

“Kami juga bersama teman dewan lainya akan mempelajari dan mencari solusi dimana titik masalahnya antara pihak eks karyawan dengan pihak direksi PTPN I Aceh,” ujarnya.

Usai berorasi di Gedung DPRK, para peserta aksi menuju Kantor Direksi PTPN I Aceh di Kebun Baru. Di tempat ini, mereka kembali berorasi dan meminta jajaran direksi untuk segera membayar Santunan Hari Tua (SHT).

Para pendemo juga terlihat mengusung kerenda mayat dan spanduk bertuliskan Menteri BUMN pecat Uri, Desmanto dan Faisal yang telah gagal mengurus PTPN I Langsa Aceh, dan ada juga pensiunan minta PTP segera lunasi SHT.

Yonizam, salah seorang peserta aksi dalam orasinya mendesak direksi segera membayar SHT. Mereka juga mendesak Menteri BUMN untuk mencopot jajaran direksi PTPN I Aceh, dan mendesak polisi segera memeriksa jajaran direksi tersebut. “Itu tiga inti tuntutan kami,” ujar Yonizam. (ris/slm)