Persiraja Seleksi Pemain U16 dan U18

Calon pemain junior Persiraja antri melakukan pendaftaran di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh. Higga kemarin sudah 600 lebih peserta yang mendaftar. ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH

Datangkan Pelatih dari Jakarta

BANDA ACEH (RA) – Antusias generasi muda Aceh untuk mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) Persiraja U16 dan U18 sangat tinggi. Pasalnya hingga hari kedua dibuka pendaftaran, jumlah pendaftar sudah mencapai 609 orang.

Pendaftaran sendiri akan berakhir, Selasa (17/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Seleksi akan dimulai pada pukul 15.00 WIB di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh.

Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam sejak awal yakin kalau antusias masyarakat untuk mengikuti seleksi EPA U16 dan U18 sangat tinggi. Apalagi sejak awal ia juga menegaskan bahwa seleksi tersebut tidak ada intervensi dan titipan dari siapapun.

“Target 1000 orang yang mendaftar. Ini terbuka, dalam seleksi siapa yang layak itu yang akan dipilih,” kata Nazaruddin Dek Gam. Selain itu, cara lain yang dilakukan Dek Gam–sapaan Nazaruddin–agar tidak ada titipan ataupun intervensi adalah memilih pelatih yang berasal dari Jakarta. Bahkan, kata Dek Gam, staf pelatih sudah berada di Aceh untuk menggelar seleksi.

“Staf pelatih sudah berada di Aceh, saya sengaja tidak melibatkan orang Aceh untuk tim seleksi, agar tidak ada KKN dalam seleksi,” ujarnya.

Untuk itu, Dek Gam meminta maaf kepada keluarga-keluarganya yang menitipkan anaknya untuk ikut seleksi tersebut. Karena seleksi tersebut tidak bisa diintervensi oleh siapapun dengan tujuan demi kebaikan sepak bola Aceh.

“Sekali lagi saya pastikan seleksi ini tidak ada intervensi, tanpa KKN, saya mohon apabila ada saudara saya yang menitipkan anaknya, saya tidak bisa bantu,” tegasnya.

Dek Gam mengungkapkan seluruh pemain EPA U16 dan U18 Persiraja yang sudah lulus seleksi akan dibawa ke Kota Bogor, tempat homebase mereka. “Selama di Bogor seluruh biaya akan ditanggung oleh Persiraja,” ujarnya. Seraya menambahkan kalau jumlah pemain sesuai dengan aturan PSSI sekitar 33 orang setiap usia. (rif)