Rakyat Aceh

BIREUEN (RA) – Masyarakat Bireuen akan menggelar doa dan zikir bersama untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona (Covid-19).

Adapun masyarakat Bireuen yang akan melaksanakan do’a tolak balak, zikir dan tausiah secara serentak, terhimpun dari empat kecamatan di lingkungan Kabupaten Bireuen, yaitu Kecamatan Peusangan, Kecamatan Jangka, Kecamatan Peusangan SiblahKrueng dan Kecamatan Peusangan Selatan, yang akan berlangsung selama 7 hari kedepan, dimulai Sabtu malam (21/3).

Pada malam ketujuh atau malam terakhir akan digelar doa berkeliling kampung.
Hal itu dikatakan Imam Besar Masjid Peusangan Tgk Muhammad Hafidh, S.Hi kepada awak media, Sabtu (21/3).

Ditambahkan, kita sebagai muslim, untuk mengantisipasi wabah penyakit, termasuk virus Corona, maka wajib berikhtiar dengan cara menjaga lingkungan, dan menjaga kebersihan. Selain itu selalu berdoa kepada Allah SWT, karena itu obat dan senjata yang paling ampuh untuk orang mukmin.

“Kegiatan do’a dan zikir bersama, diikuti oleh masyakat sekitar dalam 4 kecamatan lingkup Kabupaten Bireuen, yang akan dipusatkan di Mesjid Besar kecamatan, Masjid Kemukiman dan meunasah-meunasah desa,” ujar Tgk Muhammad Hafidh.

Doa dan zikir bersama tersebut terlaksana atas inisiatif semua kalangan masyarakat. Dukungan dan masukan turut diberikan oleh H Mukhlis Takabeya selaku tokoh masyarakat Bireuen, juga didukung oleh tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Sementara itu, sejauh ini instruksi dari pemerintah daerah belum ada terkait pelaksanaan Doa dan zikir bersama kepada seluruh masyarakat dalam mencegah virus corona.

Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Besar Peusangan H Mukhlis A.Md menyebutkan, terkait doa dan zikir bersama untuk mengantisipasi wabah virus corona, telah diadakan rapat pada Jumat (20/3) di Masjid Besar Peusangan.

“Kegiatan seperti ini telah dilakukan indatu (orang tua) kita terdulu, yang menggelar d’oa untuk mengantisipasi wabah penyakit, yang disebut ta’eun. Jadi kita harus banyak-banyak menggelar do’a bersama untuk dijauhkan dari segala wabah penyakit,” kata H Mukhlis.

Dia berharap, kepada seluruh masyarakat selama tujuh hari kedepan, terus menggelar do’a dan zikir bersama secara serentak di masjid-masjid dan meunasah masing-masing. (mag84/slm)