Nurul Akmal, kedua dari kiri, dengan medali emas yang diperolehnya saat memenangkan salah satu kejuaraan yang diikutinya. (for rakyat aceh)

‘Kita sangat bangga ada atlet Aceh dari cabang olahraga Angkat Berat, Nurul Akmal yang lolos Olimpiade Tokyo, Jepang tahun 2020. Ini merupakan sejarah setelah 32 tahun Indonesia bangkit yang dipersembahkan dari daerah ujung pulau sumatera’, kata Teyku Rayuan Sukma Ketua Pengprov PABBSI Aceh.

LAPORAN : Imran Joni, BANDA ACEH

Sejarah baru bagi olahraga di Aceh, lifter angkat besi asal Aceh Utara, Nurul Akmal dinyatakan lolos Olimpiade Tokyo, Jepang pada tahun 2020 ini.

Penentuan lolosnya Nurul Akmal ke Olimpiad’e Jepang itu diputuskan IOC setelah hasil meeting IWF tanggal 19 Maret 2020 di Tokyo untuk menentukan wakil terbaik setiap Benua, dan Nurul yg terakhir ikuti Pra di Qatar dari 4 kali pra kualifikasi yang dia ikuti, adalah wakil terbaik Asia.

Amel panggilan akrabnya merupakan anak desa dari Kabupaten Aceh Utara, ia telag berkiprah di cabang angkat besi sejak 10 tahun lalu. Dan selama satu dasawarsa itupula karier puncaknya diraih dengan sempurna.

Ketua Pengprov PABBSI Aceh, Teuku Rayuan Sukma, mengatakan Nurul Akmal telah membuat prestasi yang luar biasa. Dia berhasil mencatatkan diri sebagai lifter Indonesia pertama berhasil lolos untuk Olympiade.Tokyo.

Amel sejak awal 2005 masuk di PABBSI Aceh dan diasuh oleh pelatih lokal Effendi Eria dan Tarso. Ini semua berkat kerja keras pelatih akhirnya Amel membuktikan dirinya mampu mengangkat barbel dengan total angkatan +87 kg.

Dengan keberhasilan itu pula, akhirnya PB PABBSI memanggil Effendi Eria dipercaya sebagai salah satu pelatih nasional yang mendampingi Atlit PABBSI ke Olympiade Beijing pada tahun 2008.

Nurul juga menyandang prestasi sebagai Atlit Asia terbaik dikelasnya karena hanya Nurul atlit Asia yang berhasil lolos di kelasnya. Prestasi ini juga menjadi kebanggaan Aceh, karena dalam sejarah baru dua orang atlit Aceh yang berhasil lolos ke Olympiade Seoul Korea Selatan yakni Alkindi cabang olahraga Anggar pada tahun 1998.

Kata Rayuan, cabang angkat besi di tanah air hanya meloloskan tiga orang atlet yakni Eko Yuli Irawan..61 Kg, Windi Chantika..49 Kg dan Nurul Akmal +87 Kg.

Insya Allah Aceh kita berharap Amel mampu mempersembahkan medali bagi Indonesia sehingga ada kontribusi dari Aceh untuk bangsa dan negara. Dan ke depan akan muncul lagi atlet-atlet potensial dari Aceh untuk berbuat mengikuti jejak Nurul Akmal.

Ini sejarah pertama bagi Indonesia dapat meloloskan Atlet Angkat Besi Kelas Atas dan terbaik Benua Asia.

merupakan bukti bahwa sesungguhnya kita mampu mencetak atlit kelas dunia. **

Nurul Akmal, kedua dari kiri, dengan medali emas yang diperolehnya saat memenangkan salah satu kejuaraan yang diikutinya. (for rakyat aceh)

Prestasi Nurul Akmal

  1. PON XIX Jawa Barat 2016, medali emas dan pemecah rekornas
  2. Islamic Soladarity Games 2017, 1 mendali perak di Baku, Azarbaijan
  3. Universiade di Taipei 2017 peringkat 5
  4. Kejurnas 2017 di Riau, 3 medali emas dan the best lifters
  5. Test event Asian Games 2018 di Jakarta 1 medali emas
  6. Asian Games 2018 Jakarta Palembang peringkat 6
  7. Kejuaraan dunia di Asgabat, Turkmenistan peringkat 13 dunia
  8. PORA Jantho, Aceh Besar 2018, 2 medali emas
  9. Kejurnas Bandung 2018, 3 medali emas
  10. KejuaraanThailand Champions 2019,1 medali perunggu
  11. Kejuaraan World Cup di Fuzhou , China 2019 peringkat 4 grub B
  12. Kejuaraan Asia senior di Ningbo, China 2019
  13. Kejuurnas 2019 di Bandung menuju PON Papua 3 medali emas
  14. Kejuaraan dunia prakualifikasi Olimpiade Tokyo di Pattaya Thailand 2019 peringkat 10 dunia
  15. Internasional Nasional Qatar Cup 2019 di Qatar, 2 medali perak dan 1 medali perunggu