Kepala Dinas Keuangan, Zulkarnain SE MM.

TAKENGON (RA) – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah siapkan anggaran sebesar Rp3,6 miliar untuk tangani pandemi virus corona di kabupaten penghasil kopi itu.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Tengah, Zulkarnain SE MM. Menurutnya, anggaran yang disediakan itu untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak dalam penanganan serta pencegahan penularan covid-19.

“Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dalam penanganan virus corona, termasuk operasional personil dan peralatan-peralatan lainnya,” kata Zulkarnain, Kamis (26/4) diruang kerjanya.

Lebih lanjut, anggaran tersebut diutamakan untuk pelayanan-pelayanan kesehatan, rumah sakit serta untuk petugas yang bekerja di pintu masuk dan pintu keluar Aceh Tengah.

“Tepatnya di empat titik pemantauan atau pendataan masyarakat yang masuk atau datang ke Aceh Tengah diantaranya, dikawasan Simpil Kecamatan Linge, Pondok Balek Kecamatan Ketol, Paya Kolak Kecamatan Celala dan Pos Bukit Sama Kecamatan Kebayakan, tentu mereka butuh perlengkapan dan operasional,” terangnya.

Sementara waktu, pihaknya fokus untuk mencegah penularan wabah virus corona di kabupaten kopi Arabika itu. Sementara, untuk kegiatan-kegiatan berbentuk fisik ditangguhkan. “Ini prioritas, apabila ada usulan untuk kegiatan fisik belum kami setujui, ini prioritas dari kegiatan lain,” papar Zul.

Anggaran Rp3,6 miliar itu kata Zulkarnain bisa saja berubah. “Kedepan apabila ada perubahan gejolak, otomatis anggaran ini akan diubah, tergantung kebutuhan,” paparnya.

Anggaran yang digelontorkan tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dari program kegiatan-kegiatan lainnya. “Kita akan biayai termasuk operasional di kecamatan dalam mencegah penularan pandemi virus corona,” tutup Zulkarnain. (jur/bai)

Foto: