ACEH UTARA (RA) – Organisasi Pelajar Matangkuli “Singa Sembilan” melakukan pembagian paket sembako kepada warga di Matangkuli, Aceh Utara.

Ini merupakan wujud empati masyarakat untuk meringankan masalah dampak virus Corona (Covid-19) terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sebagaimana diketahui masyarakat saat ini dianjurkan untuk mengurangi interaksi dan kegiatan di luar rumah.

“Ini merupakan sumbangan dari rakyat untuk rakyat. Kami hanya mengumpulkan sumbangan dari para donatur dan menyalurkannya kembali kepada rakyat yang membutuhkan. Dengan situasi saat ini yang sangat sulit, tentunya sumbangan ini dapat mengurangi beban saudara-saudara kita kaum dhuafa.” ujar Akbar Miswari kepada wartawan. Jumat (27/3/2020).

Akbar yang merupakan Ketua Organisasi Singa Sembilan mengungkapkan kegiatan pembagian sembako tersebut bukan karena pemerintah tidak sanggup melakukannya, namun ini sebagai bukti bahwa kita sesama warga negara Indonesia harus saling membantu dan mengokohkan satu sama lain.

“Ditengah mewabahnya virus Corona (Covid-19) kami hadir untuk membuat saudara-saudara kita tersenyum.

Hal ini bukan karena pemerintah tidak sanggup melakukannya, namun ini sebagai wujud empati kita sesama warga negara Indonesia. Kita bagaikan satu tubuh, bila satu sakit yang lain harus merasakan derita kepayahhannya.” imbuhnya.

Adapun sembako yang dibagikan berupa beras, telor, minyak goreng dan gula pasir. Semua sumbangan tersebut adalah hasil dari iuran tangan para dermawan yang telah kami kumpulkan sebanyak 21 paket sembako.
Ketua Organisasi Singa Sembilan dalam sambutan persnya mengucapkan terimaksih kepada para donator yang telah menyumbang.

“Kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada para dermawan yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk terlaksananya kegiatan sosial ini.” jelas Akbar.”

“Kami berharap kegiatan sosial semacam ini bisa terus berkelanjutan. Siswa saja bisa melakunnya, apalagi kita para pengusaha, konglomerat juga bahkan rakyat biasa pun bisa melakukan kegiatan sosial serupa ini. Sudah saatnya kita berjuang untuk Indonesia.” Lanjut Akbar.

Diakhir penjelasannya Akbar menegaskan agar kiranya masyarakat Indonesia bisa mengikuti arahan dari para ulama dan umara. Bila harus di rumah teataplah dirumah, semoga wabah ini segera berakhir. (ra)