Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI asal Aceh Nasir Djamil, (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI asal Aceh

LANGSA (RA) – Pemberlakuan jam malam di Aceh disambut baik berbagai kalangan namun dalam pelaksanaannya, Plt Gubernur Aceh dan jajaran Forkompimda diminta untuk melakukan evaluasi setiap minggunya.

Demikian ungkap, Ketua Forbes DPR RI dan DPD RI asal Aceh, Nasir Djamil, kepada Rakyat Aceh, Senin, (30/3).

Menurutnya, jangan sampai pemberlakuan jam malam tersebut menimbulkan was-was dan trauma dengan masa darurat militer dan darurat sipil yang pernah terjadi di Aceh.

Pada prinsipnya dia sepakat, untuk menghentikan dan memperkecil gerak penyebaran virus corona di Aceh perlu dilakukan terobosan, seperti pemberlakuan jam malam. “Tapi tetap harus dievaluasi agar tidak menimbulkan masalah baru.”

Selanjutnya, dalam pelaksanaan jam malam ini diharapkan pemerintah tetap melakukan edukasi kepada warga dengan memanfaatkan teknologi informasi. Jangan biarkan warga mengkonsumsi informasi yang membuat imunitas mereka terganggu.

“Jadi membatasi gerak warga di malam hari patut diapresiasi, tapi edukasi selama dikunci di malam hari tetap harus dilakukan. Pemerintah diharapkan mampu membangun optimisme warga Aceh dalam menghadapi virus corona,” ujar Nasir Djamil.

Nasir Djamil juga meminta aparat kepolisian dan Satpol PP untuk menggelar patroli keliling untuk memastikan keadaan warga dan keamanan lingkungam setempat.

“Kehadiran polisi berpatroli di malam hari selama pemberlakuan jam malam diharapkan memberikan ketenangan dan jaminan keamanan serta mengantisipasi adanya kejahatan terhadap warga,” imbuhnya. (ris/min)