Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 2 Apr 2020 08:55 WIB ·

Pemerintah Aceh Pastikan Tenaga Medis Covid-19 Dapatkan Insentif


 Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT menyampaikan kata sambutan. Foto Humas Aceh Perbesar

Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT menyampaikan kata sambutan. Foto Humas Aceh

BANDA ACEH (RA) – Pemerintah Aceh memastikan akan memberikan insentif bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Insentif tersebut akan diambil dari alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

“Insentif sudah diatur oleh negara, Presiden telah menyebutkan jumlah nya, meskipun demikian kita juga sudah mempersiapkan insentif dengan skema APBA,” kata Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, usai meresmikan penggunaan gedung asrama BPSDM Aceh untuk tenaga medis Covid-19, Kamis, (2/4).

Nova menjelaskan, insentif dengan skema APBA itu akan diberikan sebagai penunjang kepada tenaga medis yang dirasa jam kerjanya jauh lebih banyak dibanding upah dan insentif yang telah diterima dari Pemerintah Pusat.

“Kalau memang yang diberikan itu (insentif dari pusat) dirasa belum cukup dengan jam kerjanya seorang dokter dan perawat yang jauh lebih tinggi, maka kita tunjang dengan APBA,” kata Nova.

Nova mengatakan, insentif penunjang tersebut akan diambil dari alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Selama ini, kata dia, sebagian dana BTT tersebut telah digunakan untuk menjalankan sejumlah langkah penanganan penyebaran virus corona di Aceh.

“Kalau itu (BTT) habis, kita masuk dalam koridor realokasi dan refocousing inpres nomor empat,” ujar Nova.

Sebelumnya, (23/3) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, tenaga medis yang menangani pasien virus corona di Indonesia, akan diberi insentif. Nantinya, dokter spesialis menerima sebesar Rp 15 juta, dokter umum/dokter gigi Rp 10 juta, bidan atau perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

Pemerintah juga akan memberikan santunan bagi tenaga medis yang meninggal, yakni sebesar Rp 300 juta. Insentif hingga santunan kematian itu hanya berlaku di daerah yang sudah menyatakan tanggap darurat. (ra)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Disdik Aceh Terapkan Kawasan Tanpa Rokok, Ciptakan Lingkungan Kerja Sehat

17 July 2024 - 21:42 WIB

Pj Bupati Aceh Besar Terima Bantuan Penanganan Kekeringan dari Kemensos RI, Langsung Serahkan ke Masyarakat

17 July 2024 - 20:03 WIB

Disdik Aceh Gelar Rakor dengan Yayasan Kartika Jaya Bahas Solusi Kekurangan Guru Pasca UU ASN

17 July 2024 - 19:59 WIB

Tabung Gas Meledak di Meulaboh, 5 Pekerja Luka Bakar Parah

17 July 2024 - 15:32 WIB

WHO : Bencana Kemanusiaan di Sudan Semakin Memburuk, Harus Segera Diatasi

17 July 2024 - 15:11 WIB

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Ranqan Pertanggungjawaban APBA 2023 Diqanunkan

17 July 2024 - 03:59 WIB

Trending di UTAMA