Tujuh WNA asal China berdiri di depan mess mereka di kawasan Desa Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, sebelum diterbangkan ke Jakarta, Rabu (1/4) jelang dini hari. (ANTARA/HO-Dok. Polres Nagan Raya Aceh)

SUKA MAKMUE (RA) – Tujuh tenaga kerja asing (TKA) asal China diterbangkan kembali ke Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Rabu (1/4) dini hari.

Kedatangannya ketujuh TKA ini karena ditolak warga Desa Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh

Sebelumnya , Selasa (31/3) malam, Tim gabungan dari Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh dan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Nagan Raya melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap ke 7 TKA yang baru masuk ke PLTU 3-4 Nagan Raya.

Pemeriksaan dilakukan di Mess mereka Jalan Meulaboh -Tapaktuan tepatnya di Gampong Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

Ketua DPRK Nagan Raya Jonniadi ,SE yang hadir saat pemeriksaan mengatakan, pengecekan suhu tubuh ke 7 TKA normal. Pengecekan dokumen berupa paspor juga tdak ada bermasalah.

“Kedatangan 7 TKA ini membuat warga setempat resah di tengah COVID-19 ini. Apa lagi kedatangan mereka tidak dilaporkan ke pihak Gampong dan gugus tugas penaganan Covid 19 Nagan Raya,” kata Jonniadi, Rabu (1/4).

Apa lagi, kata Ketua DPRK Nagan Raya, kedatangan para TKA ini di malam hari, petugas piket di pintu gerbang mess tersebut tidak tau. Ini yang membuat warga resah dan akhirnya meminta mereka tidak tinggal di daerah itu selama wabah virus corona ini.

“Warga meminta 7 TKA untuk pindah sementara waktu dan hasil kita koordinasi dengan pihak manajemen PLTU 3-4 Nagan Raya maka mereka dibawa menginap ke Banda Aceh, kemudian diberangkatkan ke Medan,” ujar Ketua DPRK Nagan Raya Jonniadi.

Terkait ini Kapolres Nagan Raya AKBP Risno membenarkan pemulangan ketujuh WNA guna menghindari hal yang tidak diinginkan. “Ketujuhnya terpaksa harus meninggalkan Nagan Raya, karena kedatangan mereka ditolak oleh masyarakat setempat,” kata AKBP Risno.

Semua warga asing tersebut diberangkatkan dari PLTU 3-4 Nagan Raya menuju Banda Aceh yang turut didampingi petugas Imigrasi Meulaboh.

Kapolres Risno juga menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan oleh petugas Imigrasi Meulaboh, seluruh warga Tiongkok tersebut mempunyai dokumen lengkap.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan Publik Service Centre (PSC) Nagan Raya bahwa seluruh warga China ini juga dalam keadaan sehat,” kata Kapolres Risno menambahkan. (ibr/min)

Grafis
Kronologis kedatangan 7 TKA Asal China

– Pukul 21.01 Wib warga didapat informasi kedatangan 7 WNA asal China ke PLTU 3-4 Nagan Raya melalui penerbangan Domestik Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

– 7 WNA China itu dari Bandara Soekarno Hatta Take off Pkl.14.00 Wib dan tiba di Bandara Kuala Namo Medan, pukul.15.00 WIB menggunakan Pesawat Lion Air JT, 306.

– Pukul 16.00 Wib ke 7 WNA China tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Balangbintang, Kabupaten Aceh Besar.

– Selanjutnya diantar satu unit mobil jenis Inova Reborn Warna putih dengan Nopol BL 1199 VC menuju Nagan Raya.

– Pukul.21.00 Wib 7 WNA tiba di Mess Tian Jhin Gampong Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

– Pukul 21.42 Wib Tim gabungan dari Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh dan Gugus Tugas Covid 19 Nagan Raya tiba di Mess tersebut dan

– Pukul 23. 05 Wib tim PSC 119 Nagan Raya melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap ke 7 orang TKA asal China, ke 7 WNA tersebut dengan suhu tubuh normal.

– Pukul 01.40 Wib Ke 7 WNA tersebut di berangkatkan kembali dari PLTU 3-4 Nagan Raya menuju Banda Aceh

– Direncanakan ke 7 orang WNA itu, Rabu (1/4) di berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar menuju Medan, Sumatera Utara.