HIPMI: Pikirkan Gaji Pegawai Saja Kewalahan, Apalagi THR

HIPMI: Pikirkan Gaji Pegawai Saja Kewalahan, Apalagi THR

JAKARTA (RA) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengklaim, saat ini para pengusaha dan pelaku industri tengah memutar otak bagaimana tetap mempertahankan kesejahteraan pegawainya di tengah hambatan bisnis akibat wabah virus korona Covid-19.

Ketum BPP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan, pihaknya mencari cara dalam pemenuhan hak pegawai dalam hal ini persoalan gaji.

Pihaknya tengah mengkaji bagaimana caranya agar industri tidak sampai melalukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Terlebih, para pengusaha memandang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi beban tahun ini.

Sehingga, pihaknya meminta kepada Menteri Ketenagakerjaan agar tidak membahas THR terlebih dahulu.

“Karena kami sekarang mikirin gaji saja sudah kewalahan, apalagi mikirin THR. Gara-gara mikir THR ini bisa berdampak ke PHK,” ujarnya dalam pesan singkatnya, Selasa (7/3).

Menurutnya, terkait pemberian THR dapat ditunda terlebih dahulu hingga perusahaan dapat kembali stabil. Ia mengungkapkan, banyak sektor usaha yang saat ini tidak beroperasi sama sekali.

“Soal THR bisa di-pending terlebih dahulu. Banyak sektor usaha yang sekarang sudah sama sekali tidak beroperasi. Insya Allah kita akan cari wayout dan solusi bersama,” tuturnya. (jpg/rus).

Baca Juga...  Ini Langkah Kemendag Lindungi Masyarakat dari Praktik Investasi Ilegal