Pendaftaran Kartu Prakerja Tahap I Ditutup, Pendaftar Membeludak

Ilustrasi Kartu Prakerja (Antara)

Harianrakyataceh.com – pemerintah resmi menutup pendaftaran program Kartu Prakerja tahap I pada Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, pendaftaran untuk tahap ke-II juga telah dibuka langsung pada Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB.

Adapun peserta yang diterima masuk dalam program kartu prakerja berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Aceh, dan Papua Barat. Daerah-daerah itu bisa dibilang yang paling terdampak besar dari penyebaran korona (Covid-19).

‘’Virus korona ini membuat kebutuhan menjadi meningkat bagi mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan,’’ terang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sementara, mayoritas pendaftar berusia 18-25 tahun dan 25-35 tahun. Program Kartu Prakerja cukup diminati meski dilakukan secara online. ‘’Ini menunjukkan program Kartu Prakerja diminati dan mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat,’’ jelasnya.

Program Kartu Prakerja itu sendiri mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Dia merinci, pendaftaran gelombang pertama Kartu Prakerja membeludak hingga mencapai 5.965.048 pengguna (user).

Dari jumlah itu, kemudian diverifikasi berdasarkan email sehingga didapatkan 4.428.669 pengguna dan diverifikasi kembali berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK) ciut menjadi 3.294.190 pengguna.

Dari jumlah itu, kemudian diproses lagi dengan mencocokkan data yang ada di kementerian sehingga didapatkan 2.078.026 yang bergabung pada gelombang pendaftaran atau join batch pertama. Airlangga menyebut, pemerintah bahkan telah menambah jumlah kuota peserta dari sebelumnya hanya 164 ribu peserta menjadi 200 ribu peserta. Penambahan jumlah kuota dilakukan karena pada tahap I antusiasme masyarakat sangat tinggi

Pemerintah menyediakan sebanyak 200 ribu peserta untuk tahap pertama setelah  mereka mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat atau SMS. ‘’Bagi 1.878.026 yang belum ikut batch pertama, tidak perlu daftar ulang. Nanti akan diberikan email link di komputer atau smartphonenya. Itu bisa di-klik mau ikut ke gelombang kedua, ketiga, seterusnya,’’ kata Airlangga. (dee/han)

Baca Juga...  Tingkatkan Tata Kelola Pasca Pandemi dan Pencapaian Target SDGs, Pemerintah Kolaborasi dengan SAI

 

 

Editor : Dinarsa Kurniawan