Keluarga korban mengangkut hasil jualan untuk dibawa pulang ke Kecamatan Simpang Tiga, kawasan Gampong Pantee, Minggu (19/4). dhian anna asmara/Rakyat Aceh

SIGLI (RA) – Pedagang dan pembeli di pusat pasar pagi Kota Sigli, gempar dan panik melihat seorang pria menusuk salah satu pedagang perempuan secara membabi buta dengan sebilah pisau yang mulai dilumuri darah segar.

Aksi brutal Z (50) tersebut membuat pedagang lainnya, termasuk ratusan pembeli berlarian menghindar lokasi kejadian. Dalam kondisi tersebut, tidak seorang pun berusaha menghentikan aksi pria beringas itu.

Perempuan yang akhirnya diketahui merupakan isteri dari pelaku bernama Azizah (42) penduduk Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. Sehari-hari berprofessi sebagai pedagang kebutuhan dapur.

Menurut Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK kepada sejumlah wartawan melalui Kapolsek Kota Sigli, Sabtu (18/4) sore menyebutkan pelaku Z adalah suami dari korban.

Indentitas keduanya sesuai KTP beralamat Dusun Kahju Indah, Kecamatan Baitul Salam, Kabupaten Aceh Besar. Sementara ini, korban tinggal di Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie membenarkan, pelaku setelah menusuk isterinya berulang kali langsung menyerahkan diri ke pihak polisi di Polsek Kota Sigli, bersama barang bukti. Kini, pelaku diamankan polisi.

Kronologis kejadian tersebut, terjadi ditempat korban berjualan sayuran. Korban, berjualan tomat, cabai merah, mentimun, bawang merah, cabai rawit serta kebutuhan dapur lainnya.

Pelaku, sebut Kapolsek Kota Sigli, AKP Teuku Muhammad, SH sebagaimana pengakuan kepada polisi menusuk korban berulang kali karena tidak tahan dimaki terus menerus di depan umum. Sehingga, membuat dirinya malu dan panik.

Karena itu, lanjut Kapolsek Teuku Muhammad, pelaku yang juga suami korban langsung mengambil pisau dan menusuk isterinya. “Kejadian itu, Sabtu pagi sekitar pukul 07.20 WIB, pasar sudah ramai pengunjung.”

Korban meski sudah mengalami sejumlah tusukan pisau, namun masih mampu berlari meminta tolong sama pedagang lain untuk diantar ke rumah sakit.

Masyarakat setempat membawa korban ke RSU Mofid untuk mendapat perawatan medis. Korban mengalami luka jahit dari sejumlah tusukan pisau yang dilakukan pelaku.

Dari pihak medis RSU setempat, korban mengalami luka tusuk dibagian dada sebanyak 6 tusukan, dibagian perut kanan bawah 1 tusukan, dibagian tangan kiri 4.tusukan, serta ditangan kanan 2 tusukan.

Hingga berita ini, diturunkan kondisi korban mulai berangsur membaik meski sebelumnya berkembang informasi jika korban tidak bakal selamat karena banyak luka tusukan ditubuhnya.

Selepas kejadian tersebut, petugas Polsek Kota Sigli, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus memasang Police Line, agar tidak terusik TKP tersebut.

Pada pukul 13.00 WIB, keluarga korban dan anak korban mendatangi TKP untuk mengangkut dagangan korban. Hal itu, sudah diberi izin oleh pihak kepolisian. (mag-85/min)