Longsor, Jalan Alternatif Putus Total

Jalan alternatif Simpang Lancang-Werlah, putus total pascadihempas luapan air sungai di Kampong Weh Porak, Kecamatan Pintu Rime, Gayo, Senin (27/4). MASHURI | RAKYAT ACEH

Kakak-Adik Terseret Luapan

REDELONG (RA) – Hujan deras mengakibatkan air sungai meluap membuat ruas badan jalan alternatif Simpang Lancang – Wer Lah longsor dan memutuskan arus ke dua kawasan tersebut terputus. Longsoran juga menyeret dua warga yang sedang melintas, Senin (27/8).

Informasi dihimpun Rakyat Aceh, kedua korban warga Kampung Wih Porak Kecamatan Pintu Rime Gayo tersebut merupakan kakak beradik Zam Zam Sirat (17) dan Nurul Nisa (15), pada saat kejadian sedang melintas.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo, Ipda Abu Sajarah menyampaikan kedua warga yang terseret arus tersebut ditemukan masyarakat dini hari sekira Pukul 07.15 WIB, sementara peristiwa jalan terputus diperkirakan terjadi, Minggu (26/4) sekira Pukul 17.00 WIB.

Ia menceritakan, sebelumnya kedua korban berangkat menuju Kampung Singah Mulo untuk berbelanja takjil buka puasa dengan menggunakan sepeda motor. ”Selesai berbelanja takjil, mereka langsung kembali dan saat itu kondisi hujan sangat deras,” katanya.

Menurutnya, saat hendak akan melintas mereka juga sudah melihat debit air mengalir diperkirakan setinggi 1 meter namun korban memaksakan diri untuk melintas. ”Saat melintas tiba-tiba air mengalir deras dan menghempas badan jalan hingga longsor” ungkapnya.

Ia menambahkan, kedua korban langsung terseret air luapan sejauh lebih kurang 100 meter. ”Saat ditemukan tadi pagi, korban Nurul Nisa dengan kondisi basah kuyup berdiri disamping jalan dan menyampaikan kepada warga ia terseret luapan sungai dan abangnya masih berada di bawah,” jelasnya.

Selajutnya, warga setempat melakukan pencarian dan menemukan korban Zam Zam dalam kondisi tidak sadarkan diri. Keduanya langsung dievakuasi ke Pukesmas Singah Mulo dan selajutnya dirujuk ke RSU Muyang Kute Bener Meriah.

Baca Juga...  Peneliti: Golkar Mampu Memenangkan Kontestasi Pemilu 2024

Sementara itu, informasi dihimpun dari beberapa warga setempat, biasaya jika terjadi hujan lebat kedua korban menginap dirumah teman atau kerabat sehingga pihak keluarga tidak melakukan pencarian ketika ledua korban tidak pulang.

Sementara itu KTU RSU Muyang Kute Bener Meriah Zakaria saat di hubungi Rakyat Aceh menyampaikan, kedua korban saat masih dirawat di Ruang bedah dan belum dapat kunjungi. (uri/min)