Belasan Desa di Kecamatan Jeumpa Terendam Banjir

Belasan rumah di Kecamatan Jeumpa terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bireuen sejak Sabtu (2/5) sore. (akhyar/rakyat aceh)

BIREUEN (RA) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bireuen sejak Sabtu (2/5) sore, mengakibatkan belasan desa di Kecamatan Jeumpa terendam banjir.

Intensitas hujan tinggi berdampak pada sebagian rumah warga terendam banjir, sehingga 15 Kepala Keluarga (KK) dipastikan harus mengungsi ke Meunasah Desa Blang Seupeng.

Informasi diterima Rakyat Aceh, ada 12 desa terendam banjir yaitu, Desa Teupok Teunong, Teupok Baroh, Abeuk Usong, Abeuk Tingkeum, Blang Me, dan Paloh Limeng. Kemudian Desa Cot Iboh, Cot Keutapang, Blang Gandai, Paloh Panyang, Mon Mane dan Desa Blang Seupeng.

Keuchik Desa Blang Seupeng, Jailah Ilyas mengatakan, sekitar pukul 18:00 WIB, air sudah setinggi dada orang dewasa.

“Sebanyak 15 KK terpaksa harus mengunsi ke meunasah desa setempat, ada juga warga yang mengunsi ke tempat keluarga sambil menunggu air surut,” sebut Jailah.

Kalak BPBD Kabupaten Bireuen, Teguh Mandiri Putra, S.STP., melalui Petugas Pusdalops-PB Regu A, M.Rajab menyebutkan, meski tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun, dampak bencana banjir tersebut mengakibatkan rumah warga terendam air sehingga harus mengungsi.

“Saat ini perlahan air sudah mulai surut, para petugas BPBD Bireuen masih terus melakukan pemasangan tenda-tenda darurat agar bisa digunakan oleh warga yang mengungsi. Kami juga akan melakukan pendataan dan pengecekan situasi dan kondisi di lapangan,” sebut Teguh.

Anggota DPRK Bireuen, Yufaidir SE yang juga merupakan warga Desa Blang Seupeng, Minggu (3/5) menyebutkan, berharap Pemkab Bireuen segera memberikan bantuan masa panik. Mengingat musibah ini terjadi di bulan suci Ramadhan, apalagi dalam kondisi pendemi COVID-19.

“Masyarakat berdampak musibah banjir tersebut sangat membutuhkan distribusi masa panik dari Pemkab Bireuen. Setidaknya dapat dimanfaatkan waktu sahur, sehingga tidak menganggu puasanya,” ujar Yufaidir. (mag-84/min)

Baca Juga...  Oloan Tua Partampuan Resmi jadi Kuasa Hukum UGP