Sebelas Orang Isolasi Warga Sekitar Diminta Jangan Panik

Bupati Shabela Abubakar bersama unsur forkompimda melihat langsung ruang isolasi bagi 11 warga yang baru pulang dari luar daerah, selain itu memastikan warga sekitar menerima SMU sebagai lokasi isolasi. JURNALISA/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Untuk memastikan kenyamanan ruangan isolasi, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, melakukan kunjungan ke SMA di Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan.

Kunjungan itu dilakukan bersama Kapolres Aceh Tengah AKBP Nono Suryanto, Dandim 0106 Letkol Inf Valyan Tatyunis.

Kedatangan Shabela dan rombongan untuk memastikan ruangan dan masyarakat yang diisolasi nyaman menempati tempat itu. Lain itu memastikan masyarakat setempat tidak panik karena beberapa ruangan sekolah dijadikan ruangan isolasi.

“Kami ingin memastikan kondisi kesehatan dan protokol penanganan bagi warga yang diisolasi termasuk pemenuhan kebutuhan serta perlengkapannya,” ujar Shabela.

Dalam kesempatan tersebut Shabela meminta masyarakat sekitar, tidak panik karena warga yang diisolasi belum terindikasi menderita covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap waspada dan mengikuti imbauan pemerintah, warga di sini sehat dan dalam kondisi baik, kita doakan semoga tidak ada yang positif covid-19,” pinta Shabela.

Dari laporan petugas kesehatan di lokasi, kondisi kesehatan warga yang diisolasi baik, sementara untuk ketersediaan sarana dan kebutuhan sudah memadai. “Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat dan sarana kebutuhannya juga sudah ada,” kata salah seorang petugas menyahuti pertanyaan bupati.

Di lokasi (SMA 4) itu sebanyak 11 orang warga Aceh Tengah yang sudah diambil specimennya diisolasi sementara, yakni enam orang santri dari Pesantren Temboro dan 5 orang keluarga yang berinteraksi langsung dengan pasien positif covid-19 warga Bener Meriah.

Isolasi ini dilakukan sambil menunggu hasil uji swab di Balitbangkes Aceh yang diperkiraan membutuhkan waktu empat hari. (jur/bai)