Mahasiswa IAIN Langsa Dapat Internet Gratis

Rektor Institut Agama Islam Negeri Langsa Dr. H. Basri, MA

LANGSA (RA) – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa mendapatkan paket data internet gratis dari pihak kampus untuk memaksimalkan layanan pendidikan dalam masa darurat Covid-19.

Rektor Institut Agama Islam Negeri Langsa Dr. H. Basri, MA, kepada Rakyat Aceh, Senin (11/5) menjelaskan, paket data internet gratis yang diberikan kampus merupakan salah satu wujud kepedulian lembaga untuk meringankan beban sosial yang dirasakan mahasiswa ditengah mewabahnya virus corona.

“Selama pandemi covid-19 ini, proses perkuliahan dilakukan secara daring (online), tentu mahasiswa memerlukan paket internet, jadi untuk membantu pemenuhan paket data ini, kita berikan paket secara gratis kepada mahasiswa aktif,” sebut Rektor.

Dijelaskannya, kuota data internet gratis yang diberikan IAIN Langsa kepada setiap mahasiswa sebesar 6 GB dengan rincian 5 GB untuk pemakaian browsing internet biasa dan 1 GB khusus untuk video conference.

Lanjutnya, paket data internet gratis ini diharapkan dapat digunakan dengan bijak oleh mahasiswa untuk kepentingan perkuliahan. Sehingga tidak ada lagi alasan dan keluhan dari mahasiswa saat dosen melakukan perkuliahan online karena tidak ada paket data.

Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Langsa Rizki Ananda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Rektorat yang telah meringankan beban sosial mahasiswa ditengan pandemi virus corona dengan memberikan paket data gratis.

“Terimakasih atas paket data gratis yang diberikan IAIN Langsa, saya mewakili seluruh mahasiswa IAIN Langsa sangat mengapresiasi respon rektorat terhadap beban sosial mahasiswa untuk mengikuti kuliah online selama ini,” ujar Rizki.

Menurut Rizki, sebelumnya pihaknya juga telah menyampaikan keluhan yang dialami oleh mahasiswa selama dilaksanakannya perkuliahan online. “Alhamdulillah pak Rektor merespon cepat, saya percaya ini adalah wujud kepedulian Rektor maupun lembaga untuk meringankan beban sosial yang dirasakan mahasiswa di tengah pandemi covid-19,” pungkasnya. (dai/slm)