ACEH UTARA (RA) – Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara, Fauzi Yusuf, merasa prihatin atas musibah yang menimpa Muhammad Basri (37) warga Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Muhammad Basri meninggal dunia setelah dihakimi massa atas tuduhan melakukan pencurian sepeda motor di Kampung Ciecentang RT 03/01, Rawa Buntu, Serpong, Tanggerang Selatan, Jumat (8/5) lalu sekira pukul 00.30 WIB dini hari.

Sementara proses pemulangan jenazah ke Aceh lewat jalur darat dan segala biaya ditanggung oleh Persatuan Aceh Serantau (PAS) di Jakarta. Termasuk penjemputan jenazah dari perbatasan Sumatera Utara (Sumut) dengan Provinsi Aceh, juga dilakukan oleh relawan Persatuan Aceh Serantau dan langsung mengantarkan kerumah duka di Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada Ahad (10/5) dini hari.

“Kita apresiasi kepada ketua dan pengurus Persatuan Aceh Serantau (PAS) di Jakarta, yang telah melihat kerumah sakit dan membawa pulang jenazah korban dari Jakarta ke Aceh lewat jalur darat,”ucap Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, kepada awak media setelah bertakziah ke rumah duka di Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, pada Selasa (13/5) malam.

Fauzi Yusuf akrab disapa Sidom Peng mengatakan, Pemerintah Aceh Utara bersama PAS dan DPR-RI akan terus mengawal proses hukum hingga ke pengadilan terhadap para pelaku yang menghakimi korban hingga meninggal dunia. Apalagi, saat ini sejumlah pelaku yang menghakimi Muhammad Basri sudah berhasil ditangkap oleh Aparat Kepolisian Polres Tanggerang Selatan.

Selain itu, Fauzi juga meminta kepada keluarga korban supaya tabah dalam menghadapi cobaan ini. “Jadi kehadiran kita kerumah duka untuk bersilaturahmi dan ikut takziah atau samadiyah. Semoga almarhum diberikan tempat yang layak oleh Allah SWT,”pintanya. (arm/msi)