Akbat Diterjang Badai KMP Teluk Sinabang Tak Jadi Berlayar Menuju Simeulue

Kapal Mesin Penumpang (KMP) Teluk Sinabang bersandar di Pelabuhan Labuhanhaji, Senin, (17/5). Sumber photo For Rakyat Aceh

TAPAKTUAN (RA) – Akibat diterjang badai Kapal Mesin Penumpang (KMP) Teluk Sinabang yang bertolak dari Pelabuhan Kuala Bubon, Samatiga, Aceh Barat menuju Pelabuhan Sinabang terpaksa bersandar di Pelabuhan Labuhan Haji, Aceh Selatan, sejak, Minggu (16/5/2020).

Informasi Rakyat Aceh terima, ada sekitar 162 orang penumpang dan 20 ABK yang berada dalam kapal KPM Teluk Sinabang tersebut.

Camat Labun Haji Tengah, Gusmawi Mustafa, SE, saat Rakyat Aceh Konfirmasi, Senin, (17/5), membenarkan adanya Kapal Mesin Penumpang (KMP) Teluk Sinabang yang bersandar di
di Pelabuhan Labuhan Haji.

” Ia benar ada Kapal Mesin Penumpang (KMP) Teluk Sinabang yang bersandar di pelabuhan kita, sebelumnya KMP Teluk Sinabang berangkat dari Kuala Bubon, Aceh Barat pada Sabtu siang sekira pukul 15.00 WIB. Namun, saat dalam perjalanan, kapal tersebut diterjang badai dan bersandar di Pelabuhan Labuhan Haji, ” Kata Camat.

Ia menerangkan bahawa penumpang yang berada di dalam kapal KMP Teluk Sinabang sebagian adalah pedagang yang membawa bahan bumbu dapur untuk keperluan lebaran menuju Seumelu, dikwatirkan bahan – bahan dapur tersebut akan membusuk apabila kapal tidak berangkat.

” Tadi kita sudah kelokasi ada penumpang yang membawa dagangan bahan bumbu dapur untuk di jual keperluan meugang Lebaran Idul Fitri, ada yang kita cek tadi seperti cabe,  wortel,  bawang,  terong,  labu jepang dan lain – lain. Apa bila cuaca tidak membaik kita khwatirkan terjadi pembusukan barang dagangan tersebut, pedagang jadi rugi besar,” Terangnya.

Camat Gusmawi menambahkan, menurut BMKG cuaca buruk ini akan berlangsung sampai 3 hari kedepan, diperkirakan sampai hari Selasa, (19/5). untuk itu ia telah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas sosial Aceh Selatan untuk memberikan bantuan pendirian dapur umum untuk menangani penumpang kapal.

” Alhamdulillah dapur umum sudah sampai tadi, untuk keperluan berbuka dan sahur sudah tertangani, mudah – mudah cuaca segera membaik kapal segera bisa berangkat,” harap Camat Gusmawi. (Yat).