RAMALAH (RA) – Otoritas Palestina akan menerapkan kembali karantina wilayah (lockdown) di seluruh Tepi Barat selama perayaan Idulfitri mendatang. Kebijakan ini dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Ishtaye mengatakan bahwa pemerintah memutuskan untuk melarang pergerakan publik selama liburan Idul Fitri.

Dalam konferensi pers di Kota Ramallah, Tepi Barat, Ishtaye mengatakan bahwa pergerakan akan dilarang di seluruh kota dan desa selama empat hari sejak 22 Mei malam.

Kepada reporter, Ishtaye mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan pelonggaran kebijakan lockdown setelah libur Idulfitri tersebut bergantung pada situasi pandemi virus corona, terutama karena banyak pekerja Palestina akan kembali dari Israel ke Tepi Barat untuk liburan itu.

Sementara itu, kegiatan bisnis di semua sektor diizinkan untuk berlanjut seperti biasa hingga malam menjelang liburan. (xinhua/ant/dil/jpnn)