Enam Pengemis Cilik Dipulangkan ke Lhokseumawe

Rakyat Aceh

SIGLI (RA) – Enam dari tujuh anak pengemis tingkatan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang ditangkap Satpol PP/WH Pidie, sudah dipulangkan ke daerah asal Lhokseumawe.

“Mereka sudah kita pulangkan ke tempat asalnya Lhokseumawe, Aceh Utara, Minggu (17/5) pagi dengan angkutan umum melalui Dinas Sosial Kota Lhokseumawe,” sebut Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Pidie, Vivi Anita menjawab Rakyat Aceh, Ahad (17/5).

Vivi menyebutkan, ke 6 anak tersebut ditangkap tim Satpol PP/WH Pidie, Sabtu (16/5) malam, sekitar pukul 21.35 WIB, sedang menjalani praktik mengemis antar pintu pertokoan di Kota Sigli.

Menurut Vivi, anak-anak tersebut setelah ditangkap tim Satpol PP/WH diberi makan dan ditanya asal usulnya, dan diketahui masih berpendidikan tingkat sekolah SD dan SMP.

Lebih lanjut, sebut Vivi, pihaknya setelah menerima laporan dari Kepala Satpol PP/WH Pidie, Drs Iskandar Abbas langsung mengontak Dinas Sosial Lhokseumawe untuk dikembalikan kepada orang tuanya.

Sejauh itu, Kabid Rehabilitasi Sosial, Vivi Anita juga mengutip ceritera anak anak tersebut mereka datang ke Sigli untuk mencari rezeki dengan cara mengemis
Anak-anak tersebut, menurut Vivi Anita mengaku berasal dari keluarga tidak mampu, sehingga harus mencari uang untuk persiapan beli baju hari raya dan simpan untuk uang jajan sekolah jika sekolah sudah berjalan lagi.

Informasi Masyarakat
Kepala Satpol.PP/WH Kabupaten Pidie, Drs Iskandar Abbas ketika dikonfirmasi Rakyat Aceh, Ahad (17/5) petang kemarin di tempat kerjanya membenarkan menangkap enam orang anak disaat sedang mengemis.

“Kami menangkap 6 orang anak dibawah usia sedang mengemis atas informasi masyarakat Kota Sigli, bahkan anak anak tersebut sewa kamar.penginapan,” sebut Iskandar Abbas. (Mag-85/min)