Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar bersama Forkompimda melihat langsung proses pengepakan barang oleh Bulog sebagai pihak ketiga sebagai pengadaan sembako. JURNALISA/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat salurkan sebanyak 1.000 paket sembako bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK).

Bantuan sembako itu disalurkan untuk masyarakat yang telah didata oleh tim terpadu penanganan covid-19 dimasing-masing desa. Tahap awal disalurkan untuk sejumlah kecamatan yang ada di negeri penghasil kopi arabika itu.

Paket sembako itu jika dinilaikan kedalam Rupiah berkisar Rp200.000 akan diterima selama 9 bulan, total keseluruhan berkisar Rp1.800.000. Isi dari paket sembako itu adalah beras 13,5 kg, gula pasir 2 kg dan minyak goreng bimoli 2 liter.

“Seharusnya paket sembako APBK ini disalurkan diawal, namun, pemerintah pusat melalui kementrian-kementrian turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid-19, kami Dinsos berada digarda belakang untuk memastikan bantuan yang tidak diterima tunai maupun non tunai oleh masyarakat untuk ditanggulangi,” terang Aulia Putra, saat launching penyaluran sembako di gedung cabang pembantu Bulog Aceh Tengah, Senin (18/5).

Sejauh ini kata Aulia, Dinsos belum mengunci data penerima sembako untuk Kabupaten Aceh Tengah, dengan alasan akan diketahui kemudian setelah sembako tahap awal disalurkan.

Lain itu, pihaknya akan memback up masyarakat yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah dengan menggunakan APBK. “Kami belum kunci data penerima, jika sewaktu-waktu masyarakat belum menerima bantuan apapun dari pemerintah akan di back up dari APBK. Penyebaran sembako itu sendiri sesuai dengan by name by adress,” jelas Aulia.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengatakan, penyaluran sembako itu sengaja dilakukan terlambat, supaya dalam realisasinya tepat sasaran dan penerima tidak tumpang tindih.

“Tidak masalah terlambat, yang penting tepat sasaran, hari ini kegelisahan kami sudah terobati,” terang Shabela Abubakar, berharap bantuan sembako itu dapat digunakan dan bermanfaat ditengah wabah pandemi saat ini.

Penyaluran paket sembako dari anggaran APBK Aceh Tengah itu berbarengan dengan penyaluran bantuan sembako dari Pemerintah Aceh 1098 paket untuk masyarakat yang terdampak covid-19. (jur/bai)