Cegah Masuk Pemudik, Empat Pintu Masuk Aceh Dijaga Ketat

BANDA ACEH (RA) – Empat pintu masuk ke Aceh dari Sumatera Utara benar-benar dijaga ketat petugas Lalu Lintas mulai tanggal 21 Mai 2020 dalam rangka mencegah masuknya pemudik yang pulang kampung lebaran idul fitri 1441 H.

Pintu masuk itu, perbatasan Aceh Tamiang, Subulussalam, Aceh Tenggara dan Aceh Singkil. Personil pendukung
aparat TNI, Dinas Perhubungan serta Satpol PP dan relawan.

Tak ada batasan waktu, terkait larangan ini sampai pemerintah mengumumkan kondisi benar-benar aman.

‘Kita minta tahan dirilah baik warga Aceh yang berada diluar maupun saudara kita yang mau berlebaran di Aceh’, ujar Dirlantas Polda Aceh, Kombes Dicky Sondany kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (20/5).

Kecuali itu, angkutan barang (sembako), mobil ambulans dan truk pertamina tetap bisa beroperasi tanpa membonceng penumpang lain. Kita tidak mentolerirnya. Jika kedapatan ditindak tegas.dan truknya ditahan.

Tetapi bagi bus penumpang memang sama sekali dihimbau tidak membawa penumpang masuk ke Aceh. Jika ada maka langsung disuruh balik kembali ke Medan.

Kata Dicky aparat yang bertugas di lapangan dibagi dalam beberapa shift (pergantian) sehingga nantinya tidak kecolongan. Kita akan kawal selama 24 jam nonstop, kata mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu.

Kita tidak ingin wabah ini masuk ke Aceh yang ditularkan oleh pendatang dari luar’
‘Mudah-mudahan Aceh semakin aman baik arus mudik maupun arus balik serta jauh dari wabah covid19’, demikian Dicky. (imj)