Polisi Larang Pemudik dari Luar Aceh

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondany, saat mengikuti rapat zoom meeting. (IST/RAKYAT ACEH)

BANDA ACEH (RA) – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondany, melarang warga dari luar Aceh untuk mudik ke Aceh menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H.

Pelarangan ini berdasarkan hasil rapat zoom meeting dengan Menkpolhukam, Menko Maritim, Kasatgas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Doni Monardo dan dihadiri oleh seluruh Pangdam dan Kapolda serta Kadishub seluruh Indonesia memutuskan bahwa program pemerintah “Dilarang Mudik” tetap harus dilaksanakan secara konsisten.

Kata Dirlantas, kesimpulan rapat mengatakan mudik sangat berbahaya di tahun ini yang akan berakibat akan terjadi serangan ke 2 Covid-19 kepada masyarakat pasca lebaran. Apalagi korban Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Mengingat akan terjadi ledakan arus mudik mulai tanggal 21-23 mei 2020 dan banyak WNI yang bekerja di luar negeri juga kembali ke Indonesia. “Mulai tanggal 21 Mei 2020 jam 10.00 WIB semua angkutan umum jenis apapun yang memasuki Aceh akan diputar balik kembali ke wilayah Sumut,” kata Dirlantas.

Lanjut Dirlantas, untuk penumpang kendaraan pribadi yang akan masuk wilayah Aceh akan diminta surat keterangan bebas Covid-19 setelah dilakukan rapid test. Apabila tidak ada surat keterangan, maka kendaraan akan diputar balik ke wilayah Sumut.

Kebijakan ini diambil mengingat penerapan Protokol Kesehatan di Aceh masih belum maksimal. Masyarakat masih banyak tidak menggunakan masker saat keluar rumah dan tidak menerapkan physical distancing dalam kehidupan sosial. Ini sangat berbahaya dalam penyebaran virus covid-19 di Aceh.

Dengan demikian kami perintahkan kepada pemilik angkutan umum tidak mengoperasionalkan lagi kendaraannya menuju ke Medan.

Untuk angkutan umum antar kabupaten masuk boleh beroperasional di Aceh dengan syarat semua supir dan penumpang wajib menggunakan masker. Di setiap check point akan dicek suhu tubuh oleh petugas medis dari Puskesmas. Di tiap terminal akan dicek penumpang yang akan berangkat.

Saat ini Aceh masih dalam kondisi bukan zona merah, namun apabila arus mudik masuk ke Aceh tidak terkontrol, maka akan terjadi penyebaran covid-19 yang lebih besar.

“Kami himbau warga luar Aceh yang akan mudik ke Aceh, untuk saat ini jangan dilaksanakan. Dari pada sudah capek-capek dari Medan, tiba di perbatasan Aceh-Sumut akan diputar balik oleh petugas,” jelas Dirlantas lagi. (bai/min)