Bupati Bener Meriah, Sarkawi, menerima kunjungan para Reje Kampung yang mendesak agar bupati tidak mengundurkan diri, Selasa (27/5). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Bupati Kabupaten Bener Meriah, Sarkawi, memutuskan untuk tidak mengundurkan diri dari jabatanya sebagai bupati dan memilih akan mengambil cuti untuk memulihkan kondisi kesehatannya.

Hal tersebut disampaikanya kepada sejumlah wartawan usai bertemu dengan sejumlah reje kampung yang berasal dari Kecamatan Gajah Putih di Pendopo Bupati Kamung Belang Setang, Kecamatan Bukit, Rabu (27/5).

“Setelah menyampaikan harapan kami untuk mengundurkan diri beberapa waktu yang lalu kami selanjutnya didatangi dan dihubungi oleh para guru-guru kami, para pimpinan pesantren, ulama yang ada dari Bener Meriah dan Jawa Tengah yang menyampaikan nasehat kepada kami,” ungkapnya.

Menurutnya, para guru dan ulama tersebut menyarankan untuk segera ber ikhtiar dan berobat secara serius tanpa harus meninggalkan jabatan serta mengambil cuti untuk sementara waktu. “Hal ini yang menjadi pertimbangan kita dan kami akan konsultasikan lebih lanjut degan bapak Gubernur dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menambahkan, begitu juga dengan elemen masyarakat, para senior, pendiri Bener Meriah, tokoh masyarakat, pemuda, elajar dan mahsiswa yang datang seluruhnya menyampaikan bahwa kondisi covid-19 membutuh kami untuk berperan.

Untuk itu ia mengaku mengumpulkan seluruh keluarga untuk bermusyawarah guna mengambil langkah terbaik dari semua nasehat serta pandangan yang disarankan. ”Menyangkut kesehatan, kami juga akan berkonsultasi dengan dokter untuk langkah apa yang akan dilakukan,” kata Sarkawi.

Disebutkanya, semua pihak menyampaikan pendapat yang sama sehingga tidak memungkinkan untuk menolak saran yang disampaikan untuk berobat secara serius. ”Hasil berobat tersebut nantinya juga akan menentukan bagaimana sikap kami kedepan,” tegasnya. (uri/bai)