Ketua IMPERA Luruskan Pemberitaan Terkait Isu Pemekaran Daerah Peusangan Raya Yang Mencuat Di Kalangan Masyarakat

BIREUEN (RA) – Terkait tentang isu pemberitaan pemekaran daerah mencuat di kalangan masyarakat Bireuen, setelah ratusan warga Peusangan Raya bersilaturrahmi ke kediaman ketua Ikatan Masyarakat Peusangan Raya (IMPeRA) di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen beberapa hari yang lalu.

Merespon pemberitaan tersebut, ketua Ikatan Masyarakat Peusangan Raya (IMPERA), H. Mukhlis, AMd, meluruskan tentang acara silaturahmi tokoh masyarakat tujuh kecamatan di kediamannya itu.

Kegiatan itu, sebut Mukhlis, tujuannya bukan untuk membahas pemekaran kabupaten, tapi untuk memperkokoh persatuan masyarakat di tujuh kecamatan yang merupakan bekas wilayah Keurajeun Ampon Chiek Peusangan.

“Jangan salah penafsiran. Pemekaran Peusangan Raya itu isu yang muncul dari peserta pertemuan. Pada hakikatnya tujuan kita adalah untuk memperkuat hubungan silaturahmi dan kekompakan yang sekarang ini sudah mulai luntur di wilayah Kerajeun Ampon Chik Peusangan dan Ampon Chik Ben Geurugok,” ujar H. Mukhlis kepada awak media, Senin (1/6).

Menurutnya, hal ini perlu diluruskan agar tidak berkembang opini sesat di kalangan tokoh masyarakat. Karena keberadaan wadah IMPERA bukan untuk memecah belah kesatuan masyarakat Kabupaten Bireuen.

“Tujuan IMPERA bukan untuk pembentukan kabupaten baru. Tapi untuk mempersatukan masyarakat yang berada di wilayah Keurajeun Ampon Chiek Peusangan dan Ampon Chiek Ben Geurugok. Dan wilayah itu ada historisnya,” kata Ketua IMPERA yang juga direktur PT. Takabeya Perkasa Group. (Akh-84)