Pemda Aceh Selatan memediasi dua kecamatan yang bertikai

TAPAKTUAN (RA) – Sekda Aceh Selatan H.Nasjuddin SH.MM didampingi Asisten I bidang pemerintahan Erwiandi. S.Sos. Msi. Melakukan mediasi atas kejadian pertikaian antara masyarakat Air Pinang kecamatan Tapaktuan dan masyatakat Mata Ie kecamatan Pasie Raja di ruang rapat setdakab Aceh Selatan, Kamis (04/06/2020)

Turut hadir unsur muspika dua kecamatan ketua MAA, keucik, Pemuda, dan tokoh masyarakat dua kecamatan. Pada pertemuan itu masing camat menyampaikan sangsi adat yang dikenakan kepada desa yang bertikai.

Camat Pasie Raja Anakhi SP menyampaikan sangsi adat yang dikenakan kepada warga Air Pinang yaitu satu ekor kerbau jantan, uang 10 jt dan satu buah balai sementara dari masyarakat Air Pinang yang disampaikan camat Tapaktuan Halim Bahri SE sangsi adat yang dikenakan kepada warga kec.Pasie Raja satu ekor kerbau, uang 10 jt, satu carana dan ganti rugi terhadap warung yang dijarah saat kejadian.

Pemerintah menawarkan solusi agar permasalahan ini tidak berlarut larut dengan mengambil jalan tengah dan tidak berpihak pada salah satu pihak, karena tuntutan sama maka saya menawarkan pemerintah menyiapkan satu ekor kerbau dan keperluan lain ditanggumg bersama sementara tuntutan di nolkan kata sekda Nasjuddin.

Atas kesepakatan bersama kedua belah pihak kecamatan menerima usulan yang ditawarkan oleh pemerintah dan disepakati acara perdamaian akan dilakukan pada hari rabu 10 juni 2020, di lapangan bola Ujung Batee kecamatan Pasie Raja.(Yat)