Diduga Kurang Transparan Anggaran Desa, Warga Segel Kantor Keuchik

 Kantor Disegel: Sejumlah warga Gampong Gadang Kemukiman Kasik Putih, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan datangi kantor keuchik setempat, Selasa (9/6) malam, For Rakyat Aceh

TAPAKTUAN (RA) – Sejumlah warga Gampong Gadang Kemukiman Kasik Putih, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan datangi kantor keuchik setempat, Selasa, (9/6) malam.

Aksi tersebut dilakukan ketidakpercayaan warga terhadap Keuchik terkait pengelolaaan anggaran desa di Desa tersebut salah satunya terkait penggunaan Bantuan PMT AS bersumber dari dana desa.

Ketua Peut Gampong Gadang, Maisarah, kepada wartawan mengatakan, aksi dilakukan masyarakat diduga karena tidak transparannya keuchik kepada warganya, dalam menggunakan dana desa, terkait pemberian Makan Tambahan Anak Sekolah (PMT AS) dan anggaran dana desa 2019.

“Keuchik kami tidak transparan. Kami selaku ketua Tuha Peut gampong sudah melakukan mediasi memperjelas persoalan ini, namun keuchik tidak hadir pada rapat dengan masyarakat,” katanya.

Masyarkat Gampong Gadang menuntut keuchik turun dari jabatan atau mengundurkan diri, karena tidak ada lagi kepercayaan masyarakat pada kepemimpinannya.

“Kami menuntut keuchik mundur dan kantor keuchik mulai malam ini kami segel serta diduduki masyarakat. Perlu kami sampaikan aksi ini murni dari masyarakat, karena masyarakat sudah gerah dengan keuchik,” ujarnya.

Camat Samadua Suhaimi Salihin saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, (10/6), mengatakan bahwa aspirasi dari masyarakat akan segera direspon dengan melaksanakan pertemuan muspika.

“Besok Kamis, (11/6), hari ini, kita akan mengadakan rapat bersama untuk menyahuti aspirasi warga, kita atas nama Muspika samadua juga meminta agar masyarakat tidak berbuat hal-hal yang melanggar hukum,” kata Camat.

Ia menambahkan, terkait pengangkatan dan pemberhentian Keuchik merupakan hak masyarakat untuk menyuarakannya, namun demikian ada aturan-aturan yang mengatur hal tersebut.

“Namun mengangkat dan memberhentikan keuchik itu kewenangan Bupati Aceh Selatan, kita musyawarahkan dulu, apa pun hasilnya nanti kita sampaikan ke pimpinan daerah, InsyaAllah kondisinya kondusif, itulah pada hari Kamis kita minta keterangan dan data serta fakta kepada tuha Peut, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan Keuchik Desa Gadang, Gindarsyah belum bisa di konfirmasi, dihubungi via telpon dan sms belum ada tanggapan. (yat/rus).