Plh Bupati Kunjungi Pantan Sinaku

Plh Bupati Bener Meriah, Haili Yoga, menyalurkan bantuan kepada masyarakat KAT 41 di Dusun Lembah Terang, Kampung Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kamis (11/6). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Dalam Rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah terpencil, Plh Bupati Bener Meriah Haili Yoga, melakukan kunjungan kerja dan melihat secara langsung kondisi masyarakat yang berada di Rumah KAT 41 Dusun Lembah Terang, Kampung Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakyat Aceh, Komunitas Adat Terpencil (KAT) merupakan salah satu program pemberdayaan dari Pemkab Bener Meriah yang digagas oleh Lemabaga Peduli Dhuafa Indonesia (LDPI) Provinsi Aceh.

Plh Bupati Bener Meriah, Haili Yoga, dalam kujungan tersebut turut juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan balai sosial Rumah KAT 41 dan penanaman Alpukat yang merupakan bantuan dari Indomaret serta pembagian sembako bantuan dari Bank Indonesia kepada warga setempat secara simbolis.

Haili menyampaikan, Rumah KAT 41 yang terletak di Dusun Lembah Terang Kampung Sinaku tersebut merupakan salah satu kampung yang memiliki potensi yang cukup bagus.
“Namun kita harus memberdayakan masyarakatnya dengan berbagai program dan edukasi kepada warga, fenomena yang terjadi adalah terbatasnya pelayanan umum seperti sarana jalan, penerangan, posyandu, pendidikan, sarana ibadah dan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, pelayanan sosial yang belum optimal, dengan keadaan itu menjadikan Kampung Sinaku sebagai sasaran program Komunitas Adat Terpencil. “Untuk itu Pemkab Bener Meriah sangat berterima kasih yang sangat tulus serta apresiasi yang tinggi kepada LPDI,” ujarnya.

Haili Yoga juga berpesan, agar masyarakat yang diberikan tempat atau rumah untuk di tempati. “Jangan sampai tidak ditempati atau dihuni karena ini akan berefek kepada daerah lain yang akan mendapatkan program serupa dan kepada reje jangan ada dusta diantara kita,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, data yang diberikan juga harus lengkap dan apa yang telah diberikan juga harus di syukuri. “Hari ini kami datang dengan para Kepala Dinas dan mereka juga akan mendukung semua program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Subur, Reje Kampung Pantan Sinaku melaporkan, Komunitas Adat Terpencil, Kampung Pantan Sinaku bediri tahun 1994, namun belum defenitif dan baru didefenitfkan pada tahun 2002. “Rumah KAT 41 yang ini merupakan bantuan dari dari Kemensos RI,” ujarnya. (uri/bai)