Pedagang Peureulak Belum Pindah ke Pasar Baru

Petugas saat menertibkan pedagang di Peureulak, Selasa 16/6. Maulana/ Rakyat Aceh

IDI (RA)- Pedagang ikan dan sayur di Kota Peureulak, Aceh Timur enggan pindah ke pasar baru. Padahal, mereka sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan pihak Disperindagkop dan Muspika Peureulak.

“Kita sangat menyayangkan, keputusan pemindahan dari pasar lama ke pasar baru ini keputusan bersama antara pemerintah dan perwakilan pedagang beberapa waktu yang lalu dan ikut ditandatangani oleh semua unsur,” ujar Kasatpol-PP dan WH Aceh Timur, T.

Amran, SE. MM melalui Kabid Tratib M. Jamin. SE kepada Rakyat Aceh, Selasa (16/6).
M. Jamin berharap, semua pihak harus mendukung program ini. Dengan begitu, Kota Peureulak diharapkan rapi serta indah dipandang, sesuai moto Aceh Timur, yaitu ‘Aceh Timur Bereh’.

Pihaknya mengaku jika para pedagang tetap tidak mau pindah petugaa gabungan akan mengambil langkah tegas.

Pantauan di lapangan, petugas gabungan terdiri dari polri, TNI, Pol-PP, dan Disperindagkop Aceh Timur meminta pedagang ikan dan sayur dan pedagang lainnya di Kota Peureulak, Aceh Timur untuk menempati pasar baru.

Dalam kegiatan itu petugas gabungan belum berhasil membujuk pedagang untuk Pindah dah ke pasar baru tersebut. Pedagang beralasan jalan menuju pasar terpadu itu rusak sehingga susah dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Para pedagang berjanji akan pindah ke pasar baru jika jalan tersebut diperbaiki.

Selain jalan rusak, pedagang juga meminta supaya tidak ada lagi pedagang, baik pedagang ikan maupun pedagang sayur di pinggir jalan kota Peureulak. Meskipun relokasi berlangsung gagal, kegiatan tersebut tidak terjadi bentrok fisik antara pedagang dan petugas gabungan.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Aceh Timur, Iskandar, SH menyatakan akan melakukan musyawarah kembali dengan para pedagang untuk langkah selanjutnya, seperti permintaan pedagang. “Jika tetap tidak mau pindah akan diambil langkah tegas,” pungkas Iskandar. (mol/ra).