101 Pejabat Eselon Aceh Besar Dimutasi

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, melantik dan mengambil sumpah terhadap 101 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Setdakab Aceh Besar di aula Lantai III Kantor Bupati Kota Jantho, Rabu (17/6). TARMIDI YUSUF/RAKYAT ACEH

JANTHO (RA) – Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, melakukan mutasi terhadap 101 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Aceh Besar.

Acara yang berlangsung di aula lantai III kantor Bupati Kota Jantho pada Rabu (17/6) petang itu dilakukan sesuai dengan protokol covid 19, menjaga jarak dan wajib pakai masker.

Para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah sesuai dengan keputusan Bupati Aceh Besar Nomor PEG.821.24/38/2020, terdiri dari eselon II sebanyak 10 orang, eselon IIIa 29 orang yang termasuk 9 orang camat, 30 orang eselon IIIb dan 32 orang eselon IVa.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Husaini Abdul Wahab atau yang akrab di sapa Waled Husaini, Sekdakab Aceh Besar Iskandar dan sejumlah pejabat lainnya.
Pejabat eselon II yang dimutasi adalah Rasidi SSos, Dr Ir Azhar MSc dan Dr Samsul Bahri MSi menempati pos baru sebagai staf ahli.

Jamaluddin sebagai Asisten Administrasi Umum, Rachmawati sebagai Kepala Bappeda, Jakfar SP sebagai Kadis Pertanian, Carbaini sebagai Kepala DPMG, Bahrul Jamil sebagai Kepala Dinas Sosial, Makmun sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Taufik SH sebagai Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak.

Mawardi Ali berharap kepada semua pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas dengan baik dan sempurna dengan sisa waktu 2,1 tahun dari pemerintahannya, diperlukan energy dan pemikiran untuk menuntaskan visi misi yang pernah dirumuskan.

“Saudara sudah mengucapkan sumpah di hadapan kita semua, untuk menjalankan tugas dengan baik dan sempurna. Karena pemerintahan periode 2017-2022 ini hanya menyisakan waktu lebih kurang 2 tahun lagi, jadi sangat dibutuhkan energi, pemikiran dan juga sepak terjang dari saudara-saudara sekalian untuk menuntaskan berabagi visi misi yang telah kita rumuskan dalam RPJM 2017-2022,” ujar Mawardi.

Masih menurut Mawardi, semua pejabat yang hari ini diambil sumpah sudah melewati berbagai penilaian baik oleh tim penilai maupun pimpinan. Sehingga orang-orang yang terpilih tersebut akan mampu memikul beban dan menjalani tugas dengan baik di posisi barunya tersebut.

“Untuk itu jaga kepercayaan, berilah kesejahteraan kepada masyarakat, jaga kekompakan di lingkungan kerja. Yang paling penting adalah tujuan kita bagaiama meuwjudkan Aceh Besar ini ke depan lebih maju, lebih sejahtera dan bermartabat dalam syariat agama Allah Swt,” pinta Mawardi.

Diakhir sambutannya Mawardi mengamcam tidak akan melantik lagi bila ada pejabat yang tidak hadir tanpa alasan jelas. “Yang tidak hadir hari ini, akan kita beri waktu 3 hari, kalau tidak melapor, maka tidak akan dilantik lagi, jabatan itu nanti di Plt kan.

Jadi kita tidak memiliki banyak waktu lagi untuk menilai, melantik dan sebagainya, jangan habis energi untuk hal yang tidak penting. Inilah saatnya semua energi kita tumpahkan untuk kesejahteraan masyarakat Aceh Besar yang kita cintai ini,” pungkas Mawardi. (mag-83/bai)