Puluhan Tuna Netra Mendatangi Rumah Dinas Plt Gubernur Aceh

Puluhan tuna netra terdampak COVID-19 mendatangi Rumah Dinas Plt. Gubernur Aceh di kawasan Blang padang, Banda Aceh, Kamis (16/6). (muammar ghifari/rakyat aceh)

Terdampak COVID-19, Ekonomi Terjepit
Banda Aceh (RA) – Puluhan tuna netra dari berbagai daerah seperti Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie mendatangi Rumah Dinas Plt. Gubernur Aceh di kawasan Blang padang, Banda Aceh, Kamis (16/6).

Tujuan tuna netra yang rata-rata sebagai tukak pijat itu, mengaku ingin menjumpai Nova Iriansyah. Serta ingin menyampaikan kondisi ekonomi mereka akibat dampak COVID-19.
“Kami hanya ingin bersilahturahmi. kami ingin bertemu. Selama beliau duduk pimpinan.

Kami tidak mendapat perhatian.” kata Salah seorang tuna netra, M. Nur, Kamis, (16/6).
M. Nur menjelaskan, kondisi mereka kian terjepit akibat COVID-19, sehinga mereka yang rata-rata sebagi tukang pijat sepi pelanggan. “Kita sama-sama tahu yang bekerja sebagai profesi pijat tidak bisa bekerja lagi. Kami sebagai tuna netra tidak tidak bisa ke sawah dan ke laut sebagai nelayan. Maka kami ingin menjumpai pak Nova selaku orang tua kami. Meminta soluai kepada Plt Gubernur Aceh, “sebutnya.

Amanatan media ini, puluhan tuna netra tersebut sempat melakukan dialog dengan satpol-PP, dan juga dinas sosial Aceh, untuk memberi tahu Plt gubernur sedang berada di Bireun, untuk melantik Bupati Bireun. Tak puas dengan jawaban tesebut, para tuna netra tersebut bertahan di depan rumah dinas plt gubernur. (mag-82/min)