Banda Aceh (RA) Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf diusung kembali maju calon Gubernur Aceh 2022. Untuk wakil akan ditentukan kembali enam partai koalisi yang tergabung dalam KAB (Koalisi Aceh Bermartabat).di Hermes Hotel, Banda Aceh, Minggu (21/6) malam.

Penunjukkan Mualem malam itu dibungkus dalam suasana acara halal bi halal yang dihadiri seluruh anggota partai koalisi dan diawali makan malam bersama.

Mualem selaku koordinator koalisi meminta kepada KAB jangan sesekali membuat blunder atau sebutan ada pagar makan tanaman. ‘Ini perlu saya tegaskan’, mari kita jaga dan yang menjaganya adalah ketua partai selaku bapaknya dan anaknya ketua fraksi.

Lalu kata Mualem, tidak ada saling curiga dan fitnah mari kita siram kebun dan beri (baja) atau pupuk agar bisa tumbuh terus sehingga dapat menciptakan suasana yang lebih baik untuk mengayomi 5 juta penduduk Aceh.

Pada acara itu Mualem menyampaikan mohon maaf lahir bathin karena malam ini terakhir masih dalam suasana bulan syawal, sebutnya.

Sementara Ketua DPRA Dahlan menyebutkan masih banyak tugas dewan harus mengawal ke depan bersama pemerintah Aceh, baik soal MoU Helsinki, penurunan angka kemiskinan, dan wabah corona yang masih berjalan saat ini.

Aceh masa depan terkait saat ini dalam suasana wabah corona (covid 19), perlu terus dilakukan pencegahan dengan segala kemampuan dari pemerintah Aceh sehingga bisa pulih kembali.

‘Kami sudah sepakat Partai Aceh mengusung Mualem sebagai calon Gubernur karena kami punya suara signifikan di DPRA yakni 18 kursi’, ujar Sekjen PA Kamaruddin Abubakar.

Kemudian ditambah enam partai koalisi bermartabat ada Gerindra 10 kursi, PAN 6, PKS 6, PNA 4, SIRA I dan PKPI 1 maka total semuanya menjadi 46 suara dari 81 anggota dewan Aceh sekarang.

‘Jadi siapa wakil Mualem nanti akan dibicarakan lagi kembali agar bisa kuat dan dipilih rakyat’, demikian Aburazak.

Ketua Gerindra TA Khalid yang kini anggota DPR RI mengatakan, pertemuan semalam hanya silaturrahmi saja dan masih dalam suasana idul fitri.
Selain itu juga ingin duduk bersama anggota KAB sebagai penguatan koalisi.

Saat ditanya apakah PA akan menggandeng kembali Gerindra pilkada gubermur/wakil gubernur ke depan..Khalid yang duduk di Komisi IV itu mengatakan belum ada keputusan dan sekarang masih tahap awal, sebutnya. (imran joni)