Polisi dan Warga Bersihkan Lumpur

Kapolsek bandar bersama anggota dan Babinsa serta masyarakat membersihkan material yang menutup gorong-gorong jalan di Kampung Bantin Baru, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, Jumat (19/6). IST/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Akibat banjir bandang, jalan provinsi lintas KKA Bandara Rembele-Lhokseumwe, Kampung Bantin Baru, tertutup lumpur setinggi kurang lebih 60 cm, Jumat (19/6) siang lalu.

Kapolres Bener Meriah, AKBP SIswoyo Adi Wijaya, melalui Kapolsek Bandar, AKP Suprihadi, dilokasi kejadian kepada Rakyat Aceh menyampaikan, setelah Bhabinkamtimas mendapat informasi dari masyarkat pihaknya langsung turun ke lapangan untuk membersihkan jalan agar dapat dilintasi oleh kendearaan.

Sebutnya, material kayu dan lumpur tersebut berasal dari perbukitan yang biasanya digunakan sebagai hulu air warga Batin Baru. “Parit mengecil dan sumbat, sehingga material kayu dan lumpur menutupi jalan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengaku, langsung bekerjasama dengan masyarakat, Babinsa dan BPBD Bener Meriah untuk melakukan pembersihan. “Secara manual tidak dapat dibersihkan BPBD menerjunkan pemadam kebakaran untuk menyiram lumpur di jalan lintas KKA,” tegasnya.

Untuk itu saat ini pihaknya mengaku, sedang berupaya memperbaiki gorong-gorong jalan yang tersumbat dan saat ini kenderaan sudah dapat melintas. “Kita juga berharap, masyarakat yang melintas untuk tetap berhati-hati dan waspada sebab jalan ini masih licin,” katanya.

Sebelumnya, Sahrin (40), warga Pondok Gajah, saat kejadian mengaku sedang berada dikebun miliknya yang juga terimbas dari banjir bandang tersebut. “Saya berada disini saat kejadian, cuaca mendung dan saya mendengar suara gemuruh yang sangat luar biasa,” katanya.

Katanya, banjir tersebut terjadi sekitar pukul 13:43 WIB yang di duga akibat longsor diperbukitan, sehingga lumpur dan material kayu menutup saluran air. “Lumpur menutup badan jalan dan baru dapat melintas sekira pukul 16:00 WIB, setelah anggota Polsek dan Babinsa bandar serta ,masyarakat membersihkan lumpur dengan cara manual,” kata Sahrin. (uri/bai)