Belum Terima Ganti Rugi Pemilik Tanah Blokir Jalan Gampong

Jalan Gampong Kapa, Langsa Timur dipagari warga, Senin (22/6). BAHTIAR HUSIN/RAKYAT ACEH

LANGSA (RA)- Pemilik lahan memblokir jalan Gampong Kapa, Langsa Timur, karena belum menerima ganti rugi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (22/6).

Farida Hanum, warga Dusun Mulia, Gampong Baro, Kecamatan Langsa Lama, selaku pemilik lahan mengatakan, dirinya terpaksa memagari jalan yang sudah dibangun, karena sampai saat ini belum menerima pembayaran ganti rugi. Bahkan pihak pemerintah yang berjanji membayarnya pada bulan Februari 2020 dan molor ke April 2020 saat dilakukan penagihan, ternyata sampai saat ini belum juga terealisasi.

“Saya sudah menyuruh anak ke kantor wali kota untuk mempertanyakan pembayaran ganti rugi lahan milik saya. Saat itu, dijanjikan akan dibayar pada Febuari 2020, tapi saat ditagih belum juga dibayar malah kemudian dijanjikan pada April 2020 lalu, namun sampai sekarang belum juga dibayarkan,” terang Farida.

Dikatakannya lagi, bahkan ironisnya pembangunan jalan gampong yang sudah dalan kondisi pengerasan di lahannya tersebut dikerjakan tanpa sepengetahuannya, padahal ganti rugi lahan belum dilakukan. “Makanya hari ini saya memagari jalan yang merupakan lahan saya sendiri,” ujar Farida.

Hal senada juga dikatakan, Hj Mariamul Kiptiah, selaku pemilik lahan lainnya pada lokasi jalan dimaksud. Dirinya juga keberatan dengan pembangunan jalan gampong diatas lahan miliknya yang belum dilakukan ganti rugi.

Sementara itu, Sekretaris PUPR Langsa Adi Putra Wijaya Siregar, dalam konfirmasinya kepada wartawan mengatakan, saat ini masalah tersebut masih dalam proses pengadaan lahan tanah. “Dan direncanakan dua bulan dibayarkan yakni Mei-Juni, karena menunggu hasil keputusan Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP),” pungkasnya. (dai/slm)