Terlibat Narkoba Satu Personel Polres Agara Dipecat

KUTACANE (RA) – Bripka Rudi Heri, personel Polres Aceh Tenggara dipecat atau dilakukan tindakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), di halaman Mapolres Aceh Tenggara, Senin (22/6).

Upacara pemecetan, dipimpin langsung Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo.
Dalan sambutanya, Kapolers Aceh Tenggra mengatakan, pemecatan dilakukan terhadap oknum polisi tersebut, menindaklanjuti surat keputusan Kepala Kepolisian Daerah Aceh: KEP/176/VI/2020 tanggal 2 Juni 2020 tentang PTHD dari dinas Polri.

“Bintara tersebut diberhentikan tidak dengan hormat karena terbukti telah melakukan pelanggaran dan melanggar pasal 7 ayat (1) huruf B peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri, terkait masalah narkoba,” kata Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko.

Dijelaskan, pemecatan ini sendiri setelah dilakukan dan melalui proses dan pertimbangan panjang, sehingga dinyatakan satu bintara itu memang sudah tidak layak lagi untuk dipertahankan menjadi anggota Polri di wilayah hukum Polres Agara.

AKBP Wan Eko, juga menegaskan kepada seluruh personel dijajaran Polres Agara kedepan tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran dan segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum lainnya terlebih masalah narkoba.

Upacara PTDH itu tidak dihadiri personel yang dipecat. Sehingga proses pemberhentian terhadapnya dilakukan secara inabsensia atau pemecatan melalui foto saja di Mapolres Aceh Tenggara. (val/bai)