TKI Asal Langsa Meninggal di Malaysia Jenazah Sumardi Fadzli Terhambat Jadwal Pesawat

Wakil Walikota Marzuki Hamid mengunjujungi rumah almarhum Sumardi di Gampong Sidorjo Langsa, Selasa (23/6). Rakyat Aceh/Ray Iskandar.

LANGSA (RA) – Jenazah Sumardi Fadzli (43) warga Gampong Sidorjo Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa yang meninggal di Malaysia 1 Juni 2020 lalu, masih berada Hospital Kuala Lumpur menunggu jadwal pesawat.

“Pihak keluarga sedang menunggu pemulangan jenazah Sumardi ke Indonesia. Dan kami berharap dukungan Pemerintah Kota Langsa untuk membantu memulangkan adek kami,” ungkap, Een abang almarhum, kepada Rakyat Aceh, Senin sore (22/06) disela-sela kunjungan Wakil Walikota ke rumah almarhum.

Menurutnya, pihak keluarga sudah mendapat data Sumardi Fadzli meninggal 1 Juni 2020 lalu, dan saat ini jenazahnya masih berada di kamar mayat Hospital Kuala Lumpur.
“Kami berharap jenazah almarhum segera tiba di Indonesia, dan memohon Pemerintah Kota Langsa dapat memfasilitasi jenazah almarhum adik kami,” ujar Een.

Apalagi pihak keluarga baru mengetahuinya, begitu dapat informasi langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Langsa. Karena pihak keluarga bingung tidak tahu harus menghubungi siapa untuk memulangi jenazah adek kami tersebut.

Almarhum Sumardi sudah cukup lama menetap di Malaysia. Menurut keterangan keluarga, begitu tamat SMA di Langsa langsung berangkat merantau ke Malaysia. Biasanya setahun sekali ada pulang, selama ini tidak ada mengeluh sakit.

Namun sebelum meninggal sempat vidio call sama keluarga, kelihatan agak kurusan. Tapi keluarga tidak menaruh curiga apapun. Saat ini hanya berharap jenazah almarhum segara tiba di Langsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Langsa, Armia,SP, menjelaskan bahwa dana yang dibutuhkan untuk pemulangan jenazah almarhum Sumardi sudah kita kirim. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Aceh yang terbiasa mengurus jenazah di Malaysia.

“Kita sudah hubungi petugas disana, Rahman Sidik. Beliau yang sering bertugas mengurus jenazah ke Aceh. Dan insya Allah keterangan beliu sedang menunggu jadwal pesawat,” ujar Armia.

Memang sejak pandemi melanda, jadwal pesawat pun agak terkendala. Dan yang pasti kita tunggu saja dalam dua hari kedepan sembari kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Aceh.

“Selain jenazah Sumardi juga ada beberapa jenazah lain juga akan dibawa pulang ke Aceh” ujar Armia lagi.

Sementara itu, Wakil Walikota Marzuki Hamid, berharap keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan jangan lupa berdoa agar proses pemulangan Sumardi ke Langsa cepat selesai.

Memang kendala utama sekarang adalah jadwal pesawat, pun demikian Dinas Sosial agar terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait, agar pemulangan jenazah Sumardi cepat tiba di Kota Langsa. (ris/min).