Komisi lll DPRA Minta Bank Aceh Terus Berbenah

BANDA ACEH (RA) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) gelar pertemuan tertutup dengan Bank Aceh Syariah di ruang Badan Musyawarah (BANMUS) lantai II Sekretariat DPRA, Banda Aceh, Rabu (24/6).

Para anggota dewan yang Hadir dalam pertemuan itu diantaranya Zainal Abidin (wakil ketua komisi), Hendri Yono (sekretaris komisi), serta anggota, Khalili, Tantawi, Marhaban Makam, Martini, Mukhtar Daud, Wahyu Wahab Usman, Asrizal H Asnawi, dan T Saman Indra.

Ketua komisi lll DPR Aceh, Khairil Syahrial, usai pertemuan mengatakan, pada prinsipnya komisi lll DPR Aceh siap bekerja sama dengan Bank Aceh dan bukan ingin mengobok-ngobok Bank Aceh. Dalam pertemuan tersebut, Khairil juga mengingatkan tujuan awal Bank Aceh didirikan, yaitu untuk pembangunan daerah.

“Bahwa di tahun 2020 mereka sudah memberikan kontribusi PAD untuk daerah sebesar Rp 265 miliar. Terus Kita tanya juga kontribusi nyata untuk masyarakat, “tuturnya, Rabu (24/6).

Khairil menambahkan, kontribusi nyata ternyata pernah diberikan melalui kredit usaha rakyat (KUR). Walau pun dalam proses perjalanan di tahun 2015 banyak yang macet. Dari total kredit yang mereka salurkan, 70-80 persen tidak lancar atau macet.

“Mungkin ada yang kurang dalam pembinaan ketika itu, dan OJK mengevaluasi. Di atas lima persen pembayaran kreditnya macet, maka sesuai aturan OJK, diatas lima persen, maka KUR tidak bisa diberikan lagi, “jelasnya

Maka dari itu, Politisi Gerindra tersebut menyebutkan, Bank Aceh harus segera berbenah, seperti penyaluran kedit untuk UMKM yang belum mencapai 10 persen. Serta benar-benar diberikan pendampingan di samping terus dilakukan pembinaan bagi UMKM.

“Padahal jika melihat peraturan Bank Indonesia harus mencapai 20 persen. Kalau melihat qanun lembaga keuangan syariah, di tahun 2020 harus 30 persen dan di tahun 2022 harus mencapai 40 persen. Memang berat.

Komisi lll pada prinsipnya siap bekerja sama dengan Bank Aceh agar dapat menyalurkan kembali kredit usaha rakyat, dan bisa dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya. (mar)