Imigran Rohingya yang terdampar di Perairan Aceh Utara, ternyata ada yang mengantongi kartu identitas berlogo United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). ARMIADI/RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA) – Imigran Rohingya yang terdampar di Perairan Aceh Utara, ternyata ada yang mengantongi kartu identitas berlogo United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Kini, 100 warga etnis Rohingya asal Myanmar itu ditampung di bekas Kantor Imigrasi Peunteuet, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Namun, dari 100 warga itu ada beberapa orang diantaranya mereka yang mengantongi kartu UNHCR.

“Kami sudah mendapatkan informasi jika sejumlah imigran Rohingya yang memiliki kartu berlogo UNHCR,” ungkap Staff UNHCR, Oktina, kepada awak media, kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap warga Imigran tersebut. Sehingga perlu di verifikasi secara menyeluruh untuk mengetahui asal usul mereka dari mana dan tujuannya kemana hingga terdampar perairan Aceh.

Selain itu, ia juga mengaku tidak tau sejumlah imigran Rohingya bisa mendapatkan kartu UNHCR. ” Makanya kita perlu melakukan konfirmasi kembali dengan lembaga terkait dan termasuk kepada warga Imigran yang mengantongi kartu tersebut,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, para warga Imigran Rohingya yang terdampar ke perairan Seunuddon Aceh Utara dan diturunkan ke pantai Lancok Kecamatan Syamtalira Bayu. Kemudian, mereka dievakuasi ke bekas Kantor Imigrasi Peunteut, Kecamatan Blang Mangat Lhokseumawe untuk penampungan. (arm/min)