Disunat: Seorang bocah sedang mengikuti proses Sunat massal. Senin (29/6). Ahmadi - Harian Rakyat Aceh.

SIMEULUE (RA) – Sedikitnya sekitar 148 orang anak laki-laki dari keluarga kurang mampu, yang tersebar di 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue, tahun 2020 ini ditargetkan untuk disunat.

Target program sunat massal dengan anggaran yang bersumber dari Zakat Infaq Sedekah (ZIS), merupakan program kegiatan Baitul Mal Kabupaten Simeulue, yang ditandai dengan sunat massal perdana di Kecamatan Teupah Tengah, Senin (29/6).

Kepala Baitul Mal Kabupaten Simeulue, Raswiadi, S.HI., MA, yang ditemui Harian Rakyat Aceh, usai sunat massal perdana yang dipusatkan di Pukesmas Kecamtan Teupah Tengah.
“Tahun ini kita targetkan sekitar 148 anak untuk sunat massal, dengan sumber dana dari hasil Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS). Kegiatan sunat massal untuk dari keluarga kurang mampu itu dilakukan secara bertahap disetiap kecamatan,” katanya.

Baitul Mal Kabupaten Simeulue juga tahun 2020 ini, targetkan Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) sebanyak Rp 6 miliar lebih dan tahun 2019 lalu terkumpul Rp 6.573.342.425, yang juga telah diperuntukan untuk kepentingan program baik itu kemanusiaan, kesehatan, sosial maupun untuk kepentingan rumah layak huni.

Untuk mendongkrak target capaian Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) ini, Bupati Simeulue Erli Hasyim meminta kepada seluruh warga yang taraf ekonominya mampu untuk dapat bersedekah, sehingga dapat membantu beban warga yang ekonominya kurang mampu.

“Pemerintah Kabupaten Simeulue mengajak warga yang ekonominya telah mampu, untuk tidak segan-segan bersedakah dan serahkan kepada Baitul Mall, sehingga nantinya hasil sedekah itu akan diberikan kepada warga yang ekonominya masih lemah,” kata Erli Hasyim. (ahi/rus).