Rakyat Aceh

ACEH TAMIANG (RA) – Personel Satres Narkoba Polres Aceh Tamiang menggerebek sebuah rumah diduga milik pengedar sabu di Kampung Paya Rahat, Kecamatan Banda Mulia.

Dalam penggerebekan itu polisi meringkus satu tersangka berinisial Sap (34) dan menyita barang bukti sebanyak setengah ons sabu-sabu.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta melalui Kasatres Narkoba, Iptu Delyan Putra menjelaskan, penangkapan Sap dari hasil pengembangan setelah tertangkapnya seorang pengguna sabu berinisial MAR alias Komoy (30) warga kampung yang sama. Sap dan Komoy diringkus di rumahnya masing-masing dalam penggerebekan Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

“Sap diduga sebagai pengedar. Dalam penggerebekan dan penggeledahan di rumahnya ditemukan barang bukti satu paket besar narkotika jenis sabu sebanyak 51.64 gram atau setengah ons lebih yang dibungkus plastik bening disimpan dalam lemari. Sementara Komoy memiliki empat paket kecil sabu yang disimpan dalam kotak rokok,” kata Delyan Putra menjawab Rakyat Aceh, Minggu (28/6).

Kasat Narkoba mengungkapkan, Sap berprofesi sebagai sopir, sedangkan Komoy seorang petani. Adapun barang bukti lain yang disita dari Sap yakni, 51.64 gram sabu (paket besar) dan dua paket kecil sabu seberat 0.91 gram, alat hisap terdiri dari botol, pipet dan kaca pirex. Berikutnya mancis warna kuning serta dua mancis modifikasi. Adapun barang bukti yang disita dari tangan Komoy yaitu, empat paket sabu 0,90 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok.

Menurut Delyan, Sap sudah diintai personel Satres Narkoba sekitar pukul 00.45 WIB setelah mengintograsi MAR alias Komoy mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Sap.

“Komoy mengakui barang bukti tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari Sap. Sedangkan Sap juga mengakui barang bukti itu miliknya yang diperoleh dari Gure (sedang diburu),” sebut Kasat.

Kini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Atam untuk dilakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya.

IRT juga ditangkap
Secara terpisah, lanjut Delyan Putra, personil Satres Narkoba Polres juga menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ST (40) warga Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Dari tangan tersangka, polisi menyita 18 paket sabu siap edar seberat 1.76 gram.

Penangkapan terhadap ST berawal dari informasi masyarakat yang resah terhadap aktivitas yang dilakukan. Personel melihat target yang ciri-cirinya sudah diketahui.

“Pertama kita temukan satu bungkus sabu dalam kantong celana ST. Selanjutnya wanita itu kembali mengambil sisa barang bukti yang diselipkan dalam BH tersangka,” beber Kasat sembari menambahkan, ST mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya inisial A yang kini DPO. (mag86/ra)