Empat Kali Disurati untuk Pindah KIP Aceh Siap Berkantor di Lapangan

Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Samsul Bahri mengungkapkan, hingga kini lembaga yang dipimpinya belum juga memiliki kantor sendiri.
KIP Aceh masih menumpang di gedung milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Maka dari itu, KIP Aceh sudah beberapa kali disurati untuk diminta pindah.

“Kami menerima surat untuk diminta pindah. Kami akan buat tenda Dimana ada lapangan kosong. Kami sudah sangat lelah menghadapai kondisi seperti ini . Empat kali kami sudah disurati untuk pindah. “kata Samsul Bahri dalam rapat koordinasi Pilkada 2022 bersama Komisi I DPRA, Pemerintah Aceh, KIP dan Panwaslih Aceh serta Komisi A DPRK se Aceh, di gedung utama DPRA, Senin (29/6).

Samsul menjelaskan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh telah beberepa kali menyurati meminta kembali berbagai fasilitas ruang kerja yang selama ini digunakan pihaknya. Menurut samsul, jika ini terus terjadi, maka kerja-kerja KIP Aceh juga ikut tergangu.

“Jika disuruh pindah, maka kami tetap siap, walaupun harus mendirikan tenda di lapangan terbuka untuk dijadikan kantor. Kami akan rapat, kalau kami harus pindah, Kami cari lapangan terbuka untuk kantor KIP Aceh,” sebutnya.

Samsul menambahkan, mengenai gedung baru, sudah pernah diminta pihaknya, karena memang ada gedung yang kosong untuk dijadikan kantor.

“Sudah dua kali mengusulkan baik maupun dengan lisan sudah pernah meminta kepada Gubenur. Ya mungkin belum di proses, kami tidak tahu. karena sudah Empat kali disurati dari masa periode Ridwan hadi, “jelasnya. (mag-82/min)