Enam Pencuri Sepmor dan Elektronik Ditangkap

Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Simpang Kiri terkait penangkapan enam pelaku pencurian. KAYA ALIM/RAKYAT ACEH

SUBULUSSALAM (RA) – Kepolisian Resor (Polres) Subulussalam berhasil meringkus 6 tersangka pencurian di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri. Beberapa jenis barang bukti juga turut diamankan hasil pencurian ke enam tersangka.

Ke enam tersangka tersebut satu diantaranya pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di parkiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat pada awal bulan Juni lalu.
Adalah R (30), warga Desa Cipare-pare Timur, Kecamatan Sultan Daulat, ditangkap pihak Kepolisian Simpang Kiri di jalan Lae Souraya, Desa Subulussalam Barat atau 3 kilometer dari lokasi sepeda motor yang dicuri.

R yang merupakan seorang petani ini diamankan pihak kepolisian tengah mendorong sepeda motor milik petugas RSUD. Mengetahui aksi pencurian itu, warga yang tengah duduk di sana langsung mengejar dan menangkap pelaku.

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Simpang Kiri, Senin (29/6) menjelaskan, selain pelaku pencurian sepeda motor pihaknya juga menangkap lima tersangka lainnya pelaku pencurian televisi, laptop dan speaker.
Kelima tersangka tersebut berinisial FM (18), IW (17), WH (17), D (18) dan S (17).

Kelimanya beralamat di wilayah Kecamatan Simpang Kiri dan ditangkap pada pertengahan bulan Juni lalu.

Sementara, polisi saat ini tengah memburu 4 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang yang merupakan rekan pelaku. “Kelima pelaku ditangkap berbeda lokasi,” kata Kapolres Qori yang turut didampingi Kabag Ops, AKP R Manurung dan Kapolsek Simpang Kiri, Iptu Arianto.

Menurut Kapolres Qori, berdasarkan keterangan pelaku, mereka sudah sering melakukan pembongkaran rumah di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri dan dari hasil pengembangan turut diamankan barang bukti berupa 5 unit televisi berbagai merk dan 3 unit laptop.

Untuk tersangka FM dan IW, polisi menggunakan pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan tersangka WH, D dan R dikenakan pasal 363 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Selanjutnya, terhadap tersangka sedang dilakukan penyidikan dan kini sudah di tahan di Mapolsek Simpang Kiri,” kata Kapolres Qori Wicaksono.

Kapolres Qori Wicaksono mengatakan, tersangka mengaku melakukan perbuatan pencurian itu untuk biaya main game online. Bahkan, ada beberapa tersangka yang masih remaja merupakan dari keluarga mampu.

Kapolres Qori pun berharap kepada orang tua agar tetap memantau anaknya masing-masing agar terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum. (lim/bai)