Razali Abu Dukung Rencana Mualem Pulangkan Warga Aceh di Malaysia

LHOKSEUMAWE (RA) –  Ketua Komisi III DPR Kabupaten Aceh Utara, Razali Abu, menyatakan, dirinya sangat mendukung rencana Mualem untuk memulangkan warga Aceh di Malaysia, di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, informasinya dalam tiga bulan terakhir ini ribuan warga Aceh di Malaysia kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mereka tidak dapat bekerja ditengah kondisi pandemi Covid-19 di Malaysia.

Kata Razali Abu yang juga Politisi Partai Aceh ini, inisiatif H. Muzakir Manaf atau Mualem untuk memfasilitasi pemulangan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) asal Aceh yang berada di Malaysia patut kita apresiasi. Karena ditengah pandemi Covid-19 yang mendera sebagian besar negara di dunia termasuk Malaysia dan Indonesia telah menimbulkan rasa was-was bagi masyarakat Aceh yang ada di perantauan khususnya di Malaysia.

“Kita juga sering menerima informasi dari warga Aceh yang berada di Malaysia, saat ini aktivitas pekerja asing semakin dibatasi dikarenakan keterbatasan lowongan pekerjaan untuk warga Malaysia sendiri,”ucap Razali Abu. Tentunya, ini menyulitkan tenaga kerja asal Aceh yang ada di Malaysia untuk memenuhi biaya hidup sehari -hari disana.

Namun, menurut dia, langkah untuk pemulangan tenaga kerja Indonesia asal Aceh ini tidak boleh dilakukan tergesa-gesa, karena melibatkan hubungan kedua negara. Harus ada pembicaraan dan komunikasi yang serius antar Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Malaysia. “Kalaupun mereka dipulangkan secara serentak, kita berharap KBRI di Malaysia bisa memfasilitasinya supaya semua warga kita disana tidak ada yang tertinggal untuk pulang, baik itu sudah habis izin tinggal/permit maupun warga Aceh tanpa izin tinggal di Malaysia,”pintanya.

Sebut dia, kehadiran mereka ke negeri Jiran Malaysia hanya karena sempitnya lapangan kerja didalam negeri dan Aceh khususnya, sehingga mereka merantau untuk mencari pekerjaan demi kebutuhan keluarga.

Razali Abu juga mengajak saatnya kita bersatu seluruh parlemen dan pemerintahan di Aceh serta anggota DPR-RI dan DPD asal Aceh untuk mendukung Mualem dan berupaya mencari solusi supaya warga Aceh disana cepat dipulangkan.

Sementara itu Politisi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Aceh Utara 4 Jufri Sulaiman, juga sangat merespon positif apa yang telah dilakukan oleh Ketua DPA Partai Aceh Muzakir Manaf untuk memulangkan warga Aceh di Malaysia. “Untuk warga muslim Rohingya saja kita tampung dan terima di Aceh, apalagi ini saudara kita sebangsa yang kini menderita di negeri orang. Ini tugas dan tanggungjawab moral kita semua, untuk peduli terhadap upaya pemulangan mereka dari perantauan,”ungkapnya.

Namun, kata dia, standar Covid-19 jangan abaikan juga dan mereka harus memenuhi prokotol kesehatan. “Kalau mereka di bawa pulang perlu dikarantina di wilayah kabupaten/kota di Aceh. Seperti di Aceh Utara sudah disiapkan di shalter Blang Adoe dan Lhokseumawe ada di Rusunawa Kecamatan Banda Sakti,” ucapnya.

Jufri Sulaiman Sekretaris Komisi III DPRK Aceh Utara ini, berharap tempat itu bisa digunakan untuk menampung saudara kita yang pulang dari Malaysia sebelum mereka diberikan izin oleh petugas kesehatan untuk berbaur dengan keluarga di kampung masing-masing. “Inisiatif Mualem ini memperlihatkan kepedulian beliau terhadap nasib anak Bangsa yang berada di perantauan. Walaupun sekarang beliau tidak lagi dalam posisi pejabat pemerintah,”pungkas Jufri Sulaiman yang juga mantan Ketua KIP Aceh Utara, dalam relisnya kepada Rakyat Aceh, Rabu (1/7).

Selain itu, sambung dia, Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh dapat membuat posko pengaduan warga Aceh di Malaysia untuk mendata warganya yang mau dipulangkan. “Jadi masyarakat kita bisa melaporkan nama, nomor hand phone dan tempat tinggal keluarganya di Malaysia untuk dibawa pulang ke Aceh,”pintanya. (arm)