Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy Belum Semua Terapkan Protokol Kesehatan

Menko PMK RI, Prof Dr Muhadjir Effendy didampingi Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat berkunjung ke pasar Inpres Lhokseumawe, Kamis (2/7). ARMIADI/RAKYAT ACEH

Quote Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy
“Kesimpulan saya, sudah ada upaya untuk menerapkan protokol kesehatan itu, tapi masih perlu disempurnakan, karena masih ada yang belum menjalankan protocol kesehatan”

LHOKSEUMAWE (RA) – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Prof Dr Muhadjir Effendy, mengatakan, kehadiran dirinya ke pasar Inpres Lhokseumawe bukan untuk mengecek harga kebutuhan pokok.

Namun, hanya untuk mengetahui sejauhmana penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 disektor pasar tradisional di Lhokseumawe.

“Kesimpulan saya, sudah ada upaya untuk menerapkan protokol kesehatan itu, tapi masih perlu disempurnakan Karena masih ada yang tidak menjalankan protokol kesehatan. Saya juga apresiasi ditempat masuk ke pasar telah disediakan tempat untuk mencuci tangan dengan sabun itu sangat bagus,” kata Muhadjir Effendy, kepada awak media, usai meninjau pasar dan melakukan pertemuan di Aula Kantor Walikota Lhokseumawe, Kamis (2/7).

Sebut dia, hasil pantauan di lapangan, ada sebagaian penjual sudah memakai masker, tapi masih sebagian kecil dan belum semuanya. “Tadi kita lihat yang didepan-depan saja yang memakai masker, tapi setelah saya masuk kedalam pasar terutama untuk bagian-bagian yang justru perlu adanya penerapan protokol kesehatan masih sangat kecil, di sektor jualan ikan, daging, yang sebenarnya harus diperketat jaga jarak dan memakai masker,”ungkap Muhadjir Effendy.

Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada Pemeritah Kota Lhokseumawe, kepala pasar untuk menertipkan dan menegakkan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisonal. Menurut dia, itu perlu ditekankan, untuk segera menghidupkan ekonomi masyarakat, terutama usaha kecil dan mikro.

“Pasar tradisional mata rantai daripada kegiatan ekonomi, bagi usaha kecil dan mikro, karena kalau sampai pasar tradisional tidak berjalan dengan baik maka upaya untuk memulihan ekonomi sesuai program pemerintah, nanti tidak berhasil,”jelasnya.

Selain itu, lanjut Menko PMK jika ini dibiarkan terus dan jatuh miskin, maka dirinya berkepentingan betul untuk mendorong bagaimana pasar tradisional bisa bangkit kembali, untuk kegiatan ekonomi. Terutama masyarakat kecil dalam sektor ekonomi, sehingga tidak menambahkan orang miskin baru dimasa pandemmi covid-19 ini,.

Menko PMK juga mengucapkan apresisasi kepada Pemerintah Aceh, Walikota dan jajarannya telah menjalankan program dari pusat seperi bantuan sosial (bansos), termasuk pelayanan kesehatan.

Sementara dalam kunjungan itu didampingi oleh petinggi TNI bintang 3, Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah dan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Pangdam Iskandar Muda, Danrem 011/Lilawangsa, Polres Lhokseumawe, Dandim 0103 Aceh Utara dan unsur Muspida Lhokseumawe serta sejumlah kepala dinas Provinsi Aceh dan lainnya. (arm/min)