ACEH TAMIANG (RA)- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Daerah Pemilihan (Dapil 7 Langsa-Aceh Tamiang) akan melakukan Pansus terhadap sejumlah pelaksanaan kegiatan proyek yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) APBA TA 2019 di Kabupaten Aceh Tamiang.

Hal itu diketahui usai tujuh anggota DPRA melakukan rapat tertutup dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Supriyanto di ruang Serba Guna lantai II gedung dewan setempat, Senin (6/7).

“Dalam rangka silaturahim sebelum mulai kegiatan Pansus LHP untuk Dapil 7 Tamiang-Langsa,” kata Koordinator Pansus 7, Nora Idah Nita menjawab Rakyat Aceh.

Ketika ditanya lebih lanjut, Nora politisi Partai Demokrat asal Aceh Tamiang ini mengarahkan wartawan untuk konfirmasi dengan Asrizal H Asnawi selaku Wakil Ketua Pansus. “Ini sama Bang Asrizal aja itu,” katanya.

Sementara Asrizal H Asnawi juga  tampak sungkan saat memberi keterangan kepada media. Awalnya ia juga menyatakan kedatangan tujuh Anggota DPRA hanya silaturahmi.

“Silaturahmi, iya Pansus terkait LHP BPK DOKA (Dana Otonomi Khusus Aceh). Tapi kami baru datang silaturahmi dulu, besok baru Pansus-nya,” sebut dia.

Adapun pembicaraan dalam pertemuan silaturahmi itu, menurut Asrizal, karena DPRA menganggap yang tahu banyak soal realisasi dana Otsus di daerah itu adalah rekan-rekan dari DPRK. “Kita tahu hanya yang tertulis, tapi mungkin kan banyak yang tidak tertulis,” ujarnya.

Anggota DPRA dua periode ini pun minta maaf tidak bisa memberi keterangan panjang lebar, karena sudah menjadi putusan rapat di Pansus mereka tidak bicara satu kalimat pun. “Jadi kondisinya gitu,” tambah politisi PAN ini.

Namun Asrizal menegaskan, pihaknya besok (hari ini) baru turun ke lapangan mendatangi lokasi pekerjaan proyek Otsus. Dalam Pansus 7 ini Asrizal Asnawi mengaku sebagai Wakil Ketua Pansus DPRA Aceh yang kebetulan anggota DPRA Dapil 7. Sementara  Koordinator Pansus 7 yaitu Nora Idah Nita.

Ketua DPRK Aceh Tamiang, Supriyanto menyebut, kedatangan Pansus 7 silaturahmi dan menyampaikan ada kegiatan. Para wakil rakyat Aceh ini diterima Ketua Supriyanto, Wakil Ketua Muhammad Nur dan anggota Komisi IV, Fitriadi dari pukul 10.00 WIB-12.30 WIB.

“Mereka silaturahmi, ada kegitan Pansus. Nampaknya kegiatan DPRA tersendiri,” ungkap Supriyanto.

Tujuh Anggota DPRA Dapil Langsa-Atam yang bertandang ke DPRK Atam itu masing-masing, Nora Idah Nita, Asrizal Asnawi, Jauhari Amin, Muhammad Rizky, Syamsuri, Nova Zahara dan Irfansyah. Setelah dari gedung DPRK mereka bertemu Bupati Mursil dan Wakil Bupati Tgk Insyafuddin di Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Dari penelusuran Rakyat Aceh, sejumlah proyek Otsus APBA tahun 2019 di Aceh Tamiang diduga bermaslah pada hasil pekerjaan akhir. Di antaranya, tiga jembatan beton yang dibangun bersamaan di ruas jalan utama Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang pernah ambles, padahal baru selesai dikerjakan. Masing-masing jembatan berlokasi di Kampung Alur Jambu, Kampung Perupuk dan Kampung Serba. Jalur ini merupakan status jalan provinsi yang bisa tembus ke Kabupaten Aceh Timur.

Diketahui, jembatan I Alur Jambu senilai Rp 2,9 miliar dikerjakan  CV UR, jembatan II di Perupuk senilai Rp 1,9 miliar dikerjakan  CV OKKC dan jembatan Serba I di Kampung Serba dengan nilai kontrak Rp2,1 miliar dikerjakan CV PMP. Ketiga jembatan itu merupakan proyek tender Dinas PU Provinsi Aceh dengan sumber dana Otsus 2019. (mag86)