Enam Ruko dan Dua Bengkel di Aceh Barat Terbakar

Para korban rumah terbakar di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, mengais puing-puing rumah mereka yang telah dipasang police line, Senin (6/7). (denny sartika/rakyat aceh)

MEULABOH (RA) – Enam unit Rumah Toko (Ruko) semi permanen dan dua unit bengkel di seputaran Jalan Blang Meuria, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin (6/7) sekitar pukul 11.00 WIB, ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh harta benda tidak dapat diselamatkan oleh pemiliknya karena kobaran api hebat membakar cepat.

“Belum dapat kita pastikan penyebab kebakaran ini, namun dugaan sementara api berasal dari sebuah rumah warga yang terbakar,” kata Kepala Desa Ujong Kalak, Fatani.

Dikatakannya, perisiiwa kebakaran menghanguskan sedikitnya delapan unit bangunan ini, telah membuat 32 jiwa kehilangan tempat tinggal (rumah). Saat kejadian, mereka hanya bisa pasrah karena api tiba-tiba membesar sehingga harta benda tidak dapat mereka selamatkan.

“Sayang, sekitar 32 orang yang berteduh di ruko itu, sekarang mereka harus kehilangan tempat tinggal, ” jelasnya.

Saat insiden kebakaran terjadi, seorang pemilik deretan toko yang ikut terbakar, histeris dan pingsan. Dugaannya, ia tidak kuat melihat harta bendanya harus ludes dibakar api.
Tim Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, terpaksa melarikannya ke rumah sakit demi memperoleh perawatan medis.

Hingga pukul 12.05 WIB, upaya pemadaman api masih terus dilakukan dengan melibatkan personel BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, relawan serta masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Dr Mukhtaruddin menyampaikan dalam peristiwa tersebut pihaknya mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran, untuk memadamkan api yang menghanguskan enam unit rumah semi permanen dan dua bengkel.

“Semua armada damkar kita kerahkan ke lokasi kejadian, termasuk dua unit damkar dari kecamatan juga kita kerahkan untuk memadamkan api,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih terus berupaya memadamkan api agar kobaran api ini tidak meluas ke pemukiman warga lainnya. Untuk sementara ini, lanjutnya, belum ditemukan adanya korban jiwa. (den/min)