Sekda Haili yoga menyarahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Muyang Kute Mangku, selasa (7/7). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Kampung Muyang Kute, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, menyalurkan bantuan Ketahanan Pangan terhadap 110 KK yang diserahkan secara simbolis oleh Sekda Haili yoga di masjid setempat, Selasa (7/7).

Haili Yoga menyampaikan, daerah lain diseluruh Indonesia baru akan memprogramkan ketahanan pangan, sedangkan di Bener Meriah sudah menjalankannya.

Sebutnya, terkait program ketahanan pangan yang diprogramkan oleh Pemkab Bener Meriah saat ini sudah menjadi contoh bagi daerah lain. “Kami sering berkomunikasi dengan Kapolda Aceh dan Plt Gubernur Aceh melalui vidcom terkait dengan program ketahanan pangan di Bener Meriah,” sebutnya.

Camat Bandar, Rais Abidin menyebutkan, hari ini telah diserahkan bantuan ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa kepada 110 KK warga Kampung Muyang Kute Mangku, Kecamatan Bandar, Bener Meriah.

Bantuan ketahanan pangan yang disalurkan tersebut dengan rincian bibit cabai besar beserta pupuk kepada 37 KK, cabai rawit dan pupuk kepada 41 KK, bawang merah dan pupuk 18 KK, kemudian ikan air tawar dan pakan 6 KK, serta ternak unggas dan pakan sebanyak 6 KK.

Untuk penyaluran tersebut sebelumnya camat mengaku telah membentuk sebanyak lima tim yang terdiri dari pihak kecamatan, pedamping desa, pedamping lokal desa, penyuluh pertanian, Babinsa dan Bhabinkhamtibmas.

“Tim tersebut melakukan sosialisasi ke kampung-kampung dalam Kecamatan Bandar, khusus untuk melakukan sosialisasi mengenai bantuan ketahanan pangan ini dan Alhamdulillah masyarakat sudah bisa memahami bahwa bantuan ketahanan pangan itu memang tidak berupa uang, namun dalam bentuk barang, seperti bibit, pupuk, unggas dan benih ikan,” tegasnya.

Sementara itu, Reje Kampung Muyang Kute Mangku, Katno melaporkan, bantuan yang diberikan tersebut merupakan hasil pilihan masyarakat sendiri. “Masyarakat sangat bersyukur dengan adanya bantuan ketahanan pangan dari dana desa karena sangat membantu, apalagi mayoritas penduduk di Kampung Muyang Kute Mangku adalah petani,” sebutnya. (uri/bai)