Wabup Pidie Jaya, Said Mulyadi,SE, M.Si membuka kegaitan rakor pimpinan cabang dayah Darul Munawarah. Rabu (8/7). IKHSAN/RAKYAT ACEH

MEUREUDU (RA) – Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi membuka kegiatan rapat koordinasi pimpinan dayah cabang alumni Darul Munawarah, Kuta Krueng. Rabu (8/7). Wabup mengatakan, keberadaan lembaga dayah sangat strategis untuk pengembangan pendidikan Aceh.

“Keberadaan lembaga dayah dalam pengembangan pendidikan di Aceh sangatlah penting. Kehadirannya dibutuhkan membentuk umat berpengetahuan, jujur, cerdas, rajin dan tekun beribadah,” ujar Said Mulyadi dalam sambutannya.

Kata Wabup, ulama dayah memiliki peran cukup penting dan telah berjuang di garda terdepan dalam membimbing generasi kader bangsa dan agama. Sehingga, keberadaan harus terus dihormati dan disegani serta didukung peran-perannya di tengah umat.

Lebih lanjut Said Mulyadi menutirkan, Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng Kabupaten Pidie Jaya yang telah berkiprah selama 56 tahun telah melahirkan para ulama dan ribuan kader ulama yang tersebar di seluruh Aceh.

Dayah yang didirikan oleh ulama karismatik Aceh (Abu Kuta Krueng) tersebut juga telah melahirkan sebanyak 147 dayah cabang Darul Munawwarah di Aceh.

“Kami Pemkab Pidie Jaya sangat mendukung program dan kegiatan Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng untuk melahirkan generasi serta kader ulama yang tangguh, kuat di bidang aqidah, akhlaq dan syari’ah,” ungkap wabup.

Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh H. Usman El Madny, S. Ag. MM, dan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Pidie Jaya Agussalim Umar S. Pd, M. Ed di Komplek Putra Dayah Darul Munawwarah Gampong Kuta Krueng Kecamatan Bandar Dua Pidie Jaya. (san/ra)