Bupati Roni Ahmad

SIGLI (RA) – Bupati Roni Ahmad alias Abusyik menyatakan optimis Pidie sukses sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) Tahun 2022.

“Saya sudah menugaskan Sekda H Idhami untuk menyelesaikan hal hal yang belum tuntas menyangkut pengadaan lahan untuk pembangunan stadion dan sport center,” kata Abusyik kepada Rakyat Aceh, Minggu (12/7).

Abusyik menyakini semua kebutuhan PORA akan rampung tepat waktu. Dirinya menepis keraguan dan kekecewaan KONI Aceh dan anggota DPRA Dapil II Pidie dan Pidie Jaya.
Sejauh itu, papar Abusyik Pidie sangat siap sebagai tuan rumah PORA dan dirinya bertanggungjawab untuk menyukseskannya.

Sementara Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM.Daud ST, secara terpisah menyebutkan, sudah ada signal untuk dua lahan pembangunan fasiltas PORA, tinggal melakukan ganti rugi tanah lahan saja.

Fadhullah juga menyebutkan, fasilitas dari lapangan pertandingan sejumlah cabang olahraga sudah ada yang terbangun atau bekas kegiatan PORDA 2002 lalu. “Sekitar 85 persen sudah ada fasilitasnya,” timpal Fadhlullah.

Sebelumnya Bupati Roni Ahmad sempat marah atas ketidak becusan sejumlah SKPK dalam menyelesaikan persoalan pembebasan lahan untuk kegiatan PORA 2022.

Isu ini, kini hangat dibahas di warung warung kopi dan perkantoran. Salah satu tokoh olahraga di Pidie menyebutkan, seharusnya panitia PORA dari SKPK belajar dari PORDA Tahun 2002, juga Kabupaten Pidie sebagai tuan rumah.

“Sangat kira sayangkan kinerja buruk sejumlah Staf Bupati Abusyiek, masak sudah sekian lama tidak mampu membebaskan lahan, padahal dananya sudah tersedia Rp 15 milyar,” ujar Ridwan, Edi, Syahrial, Bustami, pemerhati olahraga di Sigli.

Mereka juga menyebutkan, mantan Ketua PSAP dan juga mantan Ketua PBVSI Pidie, serta pemilik Sasana Tinju Rencong Pusaka Sigli, merupakan pelaku pembangun lapangan sepakbola PORDA 2020 di Blang Paseh, serta beberapa lapangan olahraga lainnya bersangkutan masih hidup bisa belajar cara mungkin dari bersangkutan. (mag85/ra)