Distribusi Air : ACT Distribusi air bersih kepada masyarakat Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. For Rakyat Aceh

ACEH UTARA (RA) – Sejumlah armada kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengerahkan Water Truck dan Ambulance Pre-Hospital, menuju Kuala Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, untuk mendistribusikan air bersih dan pelayanan kesehatan gratis, Jum’at (10/7).

Penyaluran air bersih kepada masyarakat Dusun Blang Lancang, Kuala Lancok, karena kesulitan memperoleh air bersih. Selama ini, mereka memenuhi kebutuhan air bersih dengan membeli. Hal ini karena sumber air yang mereka dapatkan selama ini asin dan kuning.

Kebutuhan mendesak warga Kuala Lancok di respon cepat oleh Aksi Cepat Tanggap Lhokseumawe dengan mengirimkan bantuan 20 ribu liter air bersih.

Sejumlah masyarakat sudah mengantri baik di depan rumah masing-masing maupun di meunasah untuk mengantri pembagiaan air bersih. Seperti diketahui, masyarakat lancok yang memiliki kedermawanan hati tinggi dalam membantu etnis Rohingya yang terdampar.
Selain menghadirkan armada Water Truck, Ambulance Pre-Hospital juga hadir di tengah mesyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis. Masyarakat tinggal datang saja dan bantu oleh tim medis ACT.

Kepala Desa Kuala Lancok, Nasruddin sangat berterima kasih kepada ACT yang telah membagi air bersih dan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakatnya.
Bantuan air bersih dan layanan kesehatan ini di salurkan di empat dusun di Desa Kuala Lancok, Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Sementara itu, Dr Dwi Meliza Putri sebagai tim medis relawan ACT mengatakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis dilakukan tidak terlepas ikut membantu masyarakat yang tak sempat ke puskesmas maupun yang masih enggan keluar karena Covid-19.
“Kita hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis,” kata Dr Dwi Meliza Putri.

Komitmen ACT dalam menghadirkan armada kemanusiaan, Food Truck, Water Truck dan Ambulance Pre-Hospital selain membantu etnis Rohingya, ikhtiar ACT juga dapat memberikan mamfaat kepada masyarakat setempat. (rel/ung/msi)